Daerah  

407 Guru Honor Labuhanbatu Resmi Diangkat Jadi PPPK, Bupati Maya “SK Ini Bukan Sekadar Kertas, Tapi Amanah”

LABUHANBATU, goresnews.com suasana haru dan penuh sukacita menyelimuti Aula Asrama Haji Rantauprapat, Jumat (26/9/2025) sore. Sebanyak 407 guru honor di Kabupaten Labuhanbatu akhirnya menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang diserahkan langsung oleh Bupati Labuhanbatu dr Hj Maya Hasmita, SpOG, MKM, didampingi jajaran Forkopimda.

Dari total penerima SK, 405 merupakan tenaga pendidik dan 2 orang tenaga kependidikan (tenaga teknis) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu.

Dalam sambutannya, Bupati Maya Hasmita menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas perjuangan para guru honor yang kini resmi menyandang status PPPK.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, saya mengucapkan selamat kepada bapak dan ibu semua yang hari ini telah menerima SK pengangkatan. Semoga ini menjadi langkah awal untuk semakin bersemangat dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Maya menegaskan bahwa SK yang diterima bukan hanya formalitas administratif semata, melainkan sebuah amanah besar yang harus dijaga dengan tanggung jawab penuh.
“SK ini bukan sekadar selembar kertas, tetapi bukti penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah saudara-saudari berikan selama ini. Jadikan momen ini sebagai penyemangat baru untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Labuhanbatu,” tegasnya.

Acara penyerahan SK berlangsung khidmat sekaligus penuh suka cita, menjadi penanda babak baru bagi ratusan tenaga pendidik di Labuhanbatu yang telah lama mengabdikan diri mendidik generasi penerus bangsa.

Salah seorang penerima SK PPPK mengucapkan, saya sangat berterimakasih kepada pemerintah khususnya Bupati Labuhanbatu yang telah menyerahakan kepada kami SK yang kami tunggu sekian lama, dan ini merupakan hadiah yang terindah buat kami.

“terimakasih buat Bupati dan semoga amanah ini kami pegang dan junjung dengan baik” kata ibu dua anak yang telah bekerja lebih kurang delapan tahun tersebut.

Reporter] Rozi