Daerah  

Bupati Labusel Serahkan 195 Paket Bimbingan Sosial di Tiga Kecamatan

KOTAPINANG, goresnews.com Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat rentan. Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang bersama Dinas Sosial dan jajaran menyerahkan 195 paket sembako, dalam kegiatan Pemberian Bimbingan Sosial (PBS) yang digelar serentak di tiga kecamatan Silangkitang, Sungai Kanan, dan Kotapinang, Senin (13/10/2025).

Bupati Fery Sahputra Simatupang saat memberikan lima paket secara simbolis kepada penerima di Aula Kantor Camat Kotapinang (foto-can)

Setiap kecamatan menerima 65 paket bantuan yang diperuntukkan bagi keluarga penyandang disabilitas terlantar dan lanjut usia terlantar. Dalam satu paket berisi beras 10 kilogram, mi instan, minyak goreng dua liter, gula pasir, ikan kaleng, serta nasi dan kue kotak untuk penerima.

Dalam sambutannya di Kecamatan Kotapinang, Bupati Fery menegaskan bahwa meski pemerintah daerah tengah menghadapi pengurangan dana transfer sebesar Rp160 miliar pada tahun depan, Pemkab Labusel tetap berkomitmen untuk menyejahterakan masyarakat.

“Kita memang sedang mengalami efisiensi anggaran, tapi kami terus mencari solusi agar program sosial tetap berjalan. Saya mengajak seluruh masyarakat berpikir positif dan bersama membangun, merawat, serta menjaga kampung kita,” ujar Fery.

Ia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, anak terlantar, lansia, serta gelandangan dan pengemis.

“Kita terus berupaya menekan angka kerentanan sosial ini agar semakin kecil,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Labusel, Juliani Tanjung, mewakili Plt Kadis Sosial Putra Fauzi Siregar, menyampaikan bahwa meski anggaran terbatas, pemerintah tetap berusaha menyalurkan bantuan secara tepat sasaran.

“Petugas kami melakukan seleksi ketat bagi penerima bantuan benar-benar masyarakat yang belum pernah menerima bantuan sebelumnya,” jelasnya.

Namun, sejumlah kepala lingkungan di Kelurahan Kotapinang menyampaikan adanya ketidakmerataan pembagian kupon di beberapa wilayah. Mereka menilai sebagian keluarga penyandang disabilitas dan lansia terlantar belum terdata sebagai penerima.

“Pembagian kali ini kurang merata dan terkesan kurang terkoordinasi, bahkan fasilitas penerangan saat acara juga minim,” ungkap salah satu kepala lingkungan.

Meski demikian, kegiatan PBS tersebut tetap berjalan lancar dan disambut antusias oleh masyarakat penerima manfaat yang merasa terbantu di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

Reporter] Habib.