Daerah  

ATRBPN Labusel Peningkatan Kualitas Data Spasial Demi Cegah Tumpang Tindih Lahan

KOTAPINANG, goresnews.com upaya peningkatan kualitas data spasial terus dilakukan Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Mengingat wilayah Labusel terdiri dari lima kecamatan dan berada tepat di perbatasan dua provinsi, ketelitian dalam pengolahan dan pemutakhiran data menjadi prioritas utama.

Kasi Survei dan Pemetaan ATR/BPN Labusel, Dedy David Napitupulu, Jumat (28/11/2025) diruang kerjanya, Jalinsun Desa Sosopan menjelaskan bahwa sebagian besar data spasial yang tersimpan saat ini masih berbentuk analog dan belum terpetakan di Peta Pendaftaran. Oleh karena itu, pihaknya melakukan penyidikan ulang dokumen fisik, kemudian memindainya untuk dijadikan satu file digital yang dapat diakses dengan cepat melalui perangkat komputer.

“Data yang sudah kita digitalisasi dapat langsung dibuka dan di-loading ke aplikasi spasial sehingga lebih efisien dan terstruktur,” ujar David.

Ia menerangkan, data spasial merupakan data berisi informasi lokasi geografis di permukaan bumi yang direpresentasikan melalui koordinat dan bentuk geometris seperti titik, garis, dan poligon beserta atribut pendukungnya. Data ini sangat penting untuk analisis wilayah, perencanaan pembangunan, serta demi memberikan layanan prima kepada masyarakat terkait layanan pertanahan di Kabupaten Labuhan Batu Selatan.

Lebih jauh David menegaskan bahwa langkah plotting data yang belum terpetakan menjadi prioritas untuk mencegah potensi tumpang tindih kepemilikan tanah dengan bidang lain yang sudah terdaftar.

“Memang cukup rumit membaca ulang data spasial lama, bahkan sebagian sudah ada jauh sebelum kita lahir. Namun inilah tugas kita di pertanahan menjaga, merawat, dan mengarsipkan seluruh data agar tetap rapi dan aman,” tutupnya.

Reporter] Fatir-Rid.