Labusel, goresnews,com dalam rangka Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG-PKK) Ke -50 yang merupakan gerakan tahun emas gerakan PKK di Kabupaten Labuhanbatu Selatan dibuka dengan persembahan tarian Melayu oleh sanggar Srikandi binaan Bung Bram Blana di halaman atas depan gedung SBBK Sabtu (10/12/2022)
Acara HKG-PKK cukup meriah tuk sekelas kegiatan dipedesaan, ini perkataan Bupati yang dikutip saat penyampaian kegiatan HKG-PKK dimimbar.
Bupati terlihat marah saat acara HKG -PKK Ke-50 tersebut yang dilaksanakan sekelas Kabupaten namun peserta yang hadir sekelas Desa.
Dikatakanya, peserta yang hadir tak sepadan dengan jumlah PNS yang ada di Labusel,
Sewaktu beliau cek hanya satu Camat dan satu Sekcam yang hadir saat acara, belum lagi saya cek istri-istri dari OPD masing-masing ini akan saya evaluasi, tegasnya
Secara otomatis kalau Bapaknya PNS istrinya sudah pasti menjadi ibu PKK, kok hari ini kebanyakan saya lihat orang-orang luar yang suaminya tidak PNS, ada apa ini imbuhnya.
Kebetulan Ketua tim pengerak PKK Kabupaten Hj Darni Hatna Edimin istri saya tidak mau menyampaikan hal-hal dikegiatan PKK, kalau istri saya bicara sudah saya tebas yang tidak aktip dan rutin dalam kegiatan acara PKK, ungkap Bupati.
Namun kemarahan Bupati reda saat masuk acara pemotongan nasi tumpeng yang dilaksanakan oleh Ketua PKK Hj. Darni Hatna Edimin.
Potongan pertama nasi tumpeng diberikan istrinya ke H. Edimin, suapan pertama yang diberikan H. Edimin kepada bidadari ibu dari anak-anaknya, meredakan semuanya.
Sekitika senyuman Hj Darni meluluhkan kemarahan orang nomor satu di Kabupaten Labuhanbatu Selatan tersebut (Wahyu/Cs).












