Dramatis! Cinta Makmur VC Bangkit dari Ketertinggalan, Penry Patartua Nababan Cetak Final Sengit di Panai Hulu.

Keterangan gambar: Penry Patartua Nababan foto bersama dengan tim pemenang di final

PANAI HULU, goresnews.com Final Turnamen Semi Open Putra Jilid III Piala Penry Patartua Nababan, berlangsung dramatis di Desa Cinta Makmur, Dusun VII, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Minggu (4/10/2026).

Cinta Makmur VC tampil sebagai juara setelah bangkit dari ketertinggalan dua set dan menaklukkan Ganes VC Sei Dondong dengan skor 3-2.
Pertandingan puncak berlangsung sengit.

Ganes VC Sei Dondong sempat berada di atas angin setelah merebut dua set pertama dengan skor 25-13 dan 25-18. Namun, Cinta Makmur VC menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan melalui kemenangan 26-24, 25-23, dan 15-13 pada tiga set berikutnya.
Dukungan penonton yang memadati sisi lapangan menambah semarak pertandingan.

Kejar-mengejar angka pada tiga set terakhir membuat suasana semakin menegangkan hingga Cinta Makmur VC memastikan kemenangan sekaligus mengangkat trofi juara di hadapan pendukungnya.

Atas keberhasilan tersebut, Cinta Makmur VC menerima trofi dan hadiah pembinaan sebesar Rp5 juta dari Penry Patartua Nababan. Hadiah itu bertambah masing-masing Rp1 juta dari Manager PKS Perkebunan Ajamu, Fahmi Yulizar, dan Ketua APDESI Labuhanbatu.

Kemunculan hadiah spontan dari sejumlah tokoh turut menyemarakkan partai final. Sugiono, Ketua PP Ranting Cinta Makmur, memberikan Rp1 juta pada set pertama. Ketua APDESI Labuhanbatu menyumbangkan Rp500 ribu pada set kedua, disusul Kepala Desa Cinta Makmur, Ego Wiharno, sebesar Rp500 ribu pada set ketiga.

Sementara itu, Ganes VC Sei Dondong harus puas sebagai Juara II dengan hadiah pembinaan Rp3 juta dan trofi. Sei Sentosa VC menempati Juara III dengan hadiah Rp2 juta, sedangkan Diskar VC berada di posisi Juara IV dengan hadiah Rp1 juta.

Penry Patartua Nababan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain dan panitia yang telah menyukseskan turnamen tersebut. Ia menegaskan, pertandingan final bukan sekadar ajang menentukan pemenang, melainkan juga menjadi bukti kerja keras, kedisiplinan, dan proses panjang yang dijalani setiap atlet.

“Pertandingan final ini bukan sekadar ajang untuk mencari siapa yang menang atau kalah. Lebih dari itu, partai puncak ini adalah bukti dari kerja keras, keringat, disiplin, dan latihan panjang yang telah dilalui oleh kedua tim hebat yang berada di lapangan. Semoga melalui ajang seperti ini kita memperoleh bibit pemain tangguh, khususnya dari Kabupaten Labuhanbatu,” ujar Penry.

Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia yang dinilai mampu menjalankan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pendaftaran hingga penutupan turnamen. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan kompetisi merupakan hasil kerja sama berbagai pihak.

Ketua Panitia, Dian Iskandar, turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim peserta, panitia, dan pihak yang memberikan dukungan, khususnya Penry Patartua Nababan selaku penggagas turnamen.

“Selamat kepada tim yang berhasil meraih juara. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati, karena kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan. Yang terpenting adalah semangat, pengalaman, persahabatan, dan sportivitas yang telah kita bangun bersama,” ungkap Dian.

Penutupan turnamen turut dihadiri Manager PKS PTPN Unit Ajamu Fahmi Yulizar, Ketua SPBUN Alvin Nasution, Ketua APDESI Labuhanbatu Rustam Efendi Ritonga, serta sejumlah kepala desa, yakni Ego Wiharno dari Desa Cinta Makmur, Sohadi dari Desa Meranti Paham, Ridwan Nasution dari Desa Sei Sentosa, Wahidin dari Desa Perkebunan Ajamu, Yahya Alwan Dalimunthe dari Desa Sei Tarolat, dan Suryadi dari Desa Bagan Bilah.

Turnamen Semi Open Putra Jilid III ini tidak hanya menghadirkan persaingan olahraga yang kompetitif, tetapi juga mempererat silaturahmi antarpemain dan masyarakat.

Melalui kompetisi tersebut, Penry Patartua Nababan berharap semakin banyak talenta bola voli potensial dari Labuhanbatu yang tumbuh dan mampu bersaing pada level lebih tinggi.

Reporter] Rozi