KOTAPINANG, goresnews.com Majelis Daerah Forum Alumni HMIwati (MD FORHATI) Kabupaten Labuhanbatu Selatan menggelar Dzikir Akbar sebagai upaya memperkuat spiritualitas generasi muda di tengah derasnya arus digitalisasi, Rabu, 11 Februari 2026, di Gedung SBBK Kotapinang.
Kegiatan yang dihadiri tokoh masyarakat, pimpinan lembaga, ibu-ibu perwiridan, pelajar tingkat SD, SMP, SMA, hingga santri Pondok Pesantren Dar’Al-Maarif itu menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman.
Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan tingginya kepedulian terhadap pembinaan moral dan spiritual anak-anak dan remaja di Labuhanbatu Selatan.
Ketua Panitia Pelaksana, Sarah Panjaitan, SH, MH, menjelaskan bahwa Dzikir Akbar ini digelar sebagai bentuk “panggilan hati” FORHATI untuk membentengi generasi muda dari dampak negatif penggunaan gawai yang berlebihan.
Menurutnya, fenomena masyarakat yang semakin larut dalam dunia digital perlu diimbangi dengan penguatan rohani agar generasi muda tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga kokoh iman dan akhlaknya.
“Melalui Dzikir Akbar ini, kami ingin mengajak generasi muda kembali mencintai kegiatan keagamaan serta menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Acara tersebut menghadirkan motivator internasional asal Kairo, Mesir, Syekh Abdelmoghny Abdelalim, yang memberikan tausiyah dan motivasi spiritual kepada para jamaah.
Selain itu, Ustaz Raden Hasibuan turut menyampaikan ceramah agama yang menggugah dan memperkuat semangat keislaman peserta.
Sebagai wujud kepedulian sosial, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sembako kepada anak yatim yang diserahkan langsung oleh Ketua Baznas Labuhanbatu Selatan, Muhammad Yusuf Hsb, S.Fil. Kegiatan ini mendapat dukungan dari Bupati Labuhanbatu Selatan, Ketua TP PKK, MD KAHMI, Karang Taruna, KPU, dan Bawaslu Labuhanbatu Selatan.
MD FORHATI Labuhanbatu Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan masyarakat serta menjaga dan melestarikan nilai-nilai keislaman di tengah perkembangan zaman.
Reporter] Abib.












