Keterangan gambar: Wakil Bupati Labuhanbatu H Jambri melantik empat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemkab Labuhanbatu.
LABUHANBATU, goresnews.com empat pejabat yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya oleh Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jambri, Jumat (28/8/2026). Pelantikan berlangsung di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati Labuhanbatu.
Dari empat pejabat yang dilantik, tiga di antaranya menempati Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sedangkan satu lainnya dipercaya sebagai Staf Ahli Bupati.
Keempat jabatan tersebut meliputi Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Staf Ahli Bupati.
Arahan Wakil Bupati H. Jambri bahwa jabatan bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah dan kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan kepada pemerintah, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa.
Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta mengedepankan kepentingan masyarakat. Kewenangan yang melekat pada jabatan hendaknya digunakan untuk melayani, bukan untuk mencari keuntungan pribadi maupun kelompok.
“Harapan kita, semuanya mempunyai komitmen untuk bersama-sama memajukan Labuhanbatu. Kita ingin Labuhanbatu menjadi daerah yang cerdas, pintar dan sehat,” ujar H. Jambri.
Pesan tersebut menjadi penting karena semakin tinggi jabatan yang dipercayakan, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul. Setiap keputusan dan kebijakan pejabat akan bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Wakil Bupati juga meminta para pejabat membangun koordinasi dan sinergi dalam menjalankan roda pemerintahan. Integritas, transparansi dan disiplin harus menjadi landasan dalam bekerja, sehingga jabatan tidak berubah menjadi celah penyalahgunaan kewenangan ataupun praktik korupsi.
“Mari kita bersama-sama memajukan Labuhanbatu dengan memberikan kinerja terbaik dan mengutamakan kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Pelantikan berlangsung khidmat dan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa sumpah jabatan bukan sekadar rangkaian seremoni, tetapi janji moral untuk bekerja dengan jujur, menjaga kepercayaan dan tidak mengkhianati amanah yang telah diberikan.
Dengan demikian, empat pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu membuktikan kepercayaan tersebut melalui kinerja nyata, pelayanan yang bersih serta keberanian menjaga integritas dalam setiap langkah pemerintahan.
Reporter] Rozi.












