Daerah  

Fazrinsyah Putra Ikuti Visitasi PKN Tingkat II di Balige, Perkuat Kapasitas Pemimpin Hadapi Tantangan Kebencanaan

LABUHANBATU, goresews.com Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Labuhanbatu, Fazrinsyah Putra mengikuti kegiatan Visitasi Agenda Pembelajaran Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan VI yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara di Balige, Kabupaten Toba, selama empat hari, 20–23 Juli 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BPSDM Provinsi Sumatera Utara dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan strategis para pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun Pemerintah Kabupaten/Kota agar mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan, termasuk penanganan kebencanaan.

Agenda pembelajaran tersebut dibuka langsung oleh Kepala BPSDM Provinsi Sumatera Utara, Dr. Agustinus, didampingi Pembimbing PKN Tingkat II, Dr. Hironymus Ghodang, Sebanyak 48 peserta dibagi ke dalam empat kelompok untuk melaksanakan pembelajaran lapangan melalui visitasi ke sejumlah daerah.

Kata pada media melalui seluller, Fazrinsyah Putra kita dari Labuhanbatu tergabung dalam Kelompok 3 bersama 11 peserta lainnya yang melaksanakan visitasi dan diskusi bersama Kepala Bappeda Kabupaten Tapanuli Selatan, Chairul Rizal Lubis. Adapun tema yang diangkat adalah “Kepemimpinan Adaptif untuk Memperkuat Peran Komunitas dalam Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana guna Mempercepat Pemulihan dan Meningkatkan Daya Saing Daerah,” Rabu (22/07/2026)

Masih katanya, materi dan pengalaman lapangan yang diperoleh selama visitasi menjadi bekal penting bagi seorang pemimpin dalam menghadapi dinamika pemerintahan yang semakin kompleks.
“Kegiatan ini memberikan wawasan yang lebih luas bahwa kepemimpinan strategis harus mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan berbasis data, terutama ketika menghadapi situasi darurat kebencanaan. Seorang pemimpin dituntut adaptif serta mampu membangun kolaborasi lintas sektor demi kepentingan masyarakat,”.

Ia menilai, pembelajaran dalam PKN Tingkat II tidak hanya memperkuat kapasitas individu sebagai pemimpin, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, responsif, serta berorientasi pada hasil.

Melalui agenda visitasi ini, seluruh peserta diharapkan mampu mengadopsi berbagai praktik terbaik yang diperoleh selama proses pembelajaran untuk diterapkan di instansi masing-masing. Langkah tersebut diyakini akan mendorong terciptanya birokrasi yang semakin profesional, adaptif, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dalam mendukung pembangunan daerah yang tangguh, berdaya saing, dan siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk risiko kebencanaan.

Reporter] Rozi.