Daerah  

Hardiknas 2026 di Labusel Meriah, Namun Kubangan di Pintu Keluar MHB Jadi Sorotan.

Foto, Pembina Upacara Hardiknas 2026 Fery Sahputra Simatupang nwri hormat dipodium Lapangan SBBK, menunjukkan pendidikan labusel harus lebih maju.

 

KOTAPINANG, goresnews.com meski peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang secara nasional jatuh pada 2 Mei telah berlalu dua hari, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan tetap melaksanakan upacara peringatan dengan khidmat di Lapangan SBBK, Kotapinang, Senin (04/05/2026).

Momentum ini menjadi bentuk penghormatan atas jasa Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara, yang lahir pada 2 Mei 1889.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahdian Purba Siboro selaku pembina upacara. Sementara itu, Suroto bertindak sebagai pemimpin upacara, pembacaan pembukaan dilakukan Ahmad Muklis, dan posisi perwira upacara diemban Plt Kepala Dinas Pendidikan Zulpan Amsar. Kegiatan berlangsung di kawasan Lapangan SBBK, Jalan Bukit, Kelurahan Kotapinang.

Dalam amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang dibacakan Bupati, ditegaskan bahwa pemerintah pusat tengah menerapkan pendekatan deep learning sebagai program prioritas untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan sistem pendidikan yang lebih adaptif dan berorientasi pada kualitas pembelajaran.

Selain itu, terdapat lima kebijakan strategis yang menjadi fokus pendidikan dasar dan menengah, yakni pembangunan serta revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter melalui budaya sekolah yang aman dan nyaman, peningkatan literasi serta numerasi berbasis STEM, hingga perluasan akses pendidikan yang mudah, murah, dan fleksibel bagi seluruh masyarakat.

“Melalui lima program turunan dari kementerian ini, kita di daerah harus siap menjalankan dan merealisasikannya demi kemajuan pendidikan di Labuhanbatu Selatan,” tegas Bupati Fery dalam sambutannya.

Usai upacara, suasana semakin semarak dengan penampilan 10 drum band dari berbagai sekolah di lima kecamatan se-Labuhanbatu Selatan.

Penampilan ini menjadi daya tarik tersendiri dan disebut-sebut sebagai yang pertama kali digelar semeriah ini pada masa kepemimpinan Bupati Fery Syahdian. Berbagai sekolah mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK turut ambil bagian memeriahkan peringatan Hardiknas 2026.

Namun di balik kemeriahan tersebut, perhatian publik justru tertuju pada kondisi pintu keluar kawasan MHB yang masih menyisakan kubangan peceran air dan lumpur. Kondisi ini dinilai mengganggu estetika kawasan yang selama ini digadang-gadang sebagai salah satu ikon kebanggaan Labuhanbatu Selatan.

Masyarakat pengunjung berharap persoalan sederhana ini segera dituntaskan agar tidak mencoreng wajah daerah di tengah perayaan momentum pendidikan yang sarat makna. Dilaksanakan di lapangan sebagai ikon Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Reporter] Fatir.