Keterangan gambar: Koordinator Provinsi (Korprov) TPP Sumatera Utara, Siddik Suyatno foto bersama beberapa perwakilan TPP Kabupaten/Kota.
LANGKAT, goresnews.com peringatan Hari Lahir (Harla) Tenaga Pendamping Profesional (TPP) ke-10 tingkat Sumatera Utara dipusatkan di Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, pada 10–11 Oktober 2026. Kegiatan yang dihadiri sekitar 350 peserta perwakilan kabupaten/kota se-Sumut ini menjadi momentum memperkuat kinerja, profesionalisme, dan kualitas pendampingan masyarakat desa.
Mengusung semangat “TPP Berdampak”, kegiatan ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan ajang evaluasi dan refleksi untuk meningkatkan kompetensi serta mendorong pendampingan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Koordinator Provinsi (Korprov) TPP Sumatera Utara Siddik Suyatno, menegaskan bahwa momentum Harla harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pemberdayaan masyarakat desa.
“Momentum hari jadi Pendamping Desa mari kita jadikan refleksi diri untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pemberdayaan agar memberikan dampak yang lebih baik,” ujar Siddik.
Harla tahun ini juga berlangsung di tengah perubahan besar dalam komposisi tenaga pendamping profesional di Sumatera Utara. Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah TPP berkurang dari 2.157 orang menjadi sekitar 1.141 orang setelah evaluasi dan tidak diperpanjangnya sejumlah kontrak berdasarkan Keputusan Kepala BPSDM Kemendes PDT Nomor 733 Tahun 2025.
Pengurangan sekitar 1.016 tenaga pendamping atau hampir 47 persen tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi TPP yang masih bertugas. Kondisi ini menuntut peningkatan kinerja, kedisiplinan, dan efektivitas pendampingan agar program pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa tetap berjalan optimal.
Melalui pertemuan ini, 350 peserta diharapkan memperkuat koordinasi dan komitmen dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel, pengembangan ekonomi lokal, penguatan BUMDes, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Dengan semangat “Mengabdi dengan Hati, Bergerak Bersama, Mewujudkan Desa Maju, Mandiri, dan Sejahtera”, TPP Sumatera Utara diharapkan semakin profesional, adaptif, dan mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan desa secara berkelanjutan.
Reporter] TIM.












