Labusel, goresnews.com mengawali acara pelepasan siswa siswi TKIT Refah dilantunkannya ayat-ayat suci AlQuran oleh peserta didik yang akan diwisuda bernama Aulia Salsabilah bersama Naufal Alfakhri membaca surah kesebelas Al Mujadilah dipodium halaman sekolah Desa Sosopan Kamis (30/06/2022).
Kepala sekolah ustazah Nur Asiah Ritonga dalam sambutan menjelaskan tak terasa waktu satu tahun bercengkrama dengan anak-anak dan hari ini mereka menammatkan jenjang pendidikan yang paling dasar. Selamat pada anak-anakku untuk melanjutkan kejenjang berikutnya.
Pesan saya pada orang tua murid agar menjaga anak-anak penerus bangsa dengan baik serta memberikan pendidikan sesuai dengan aqidah islam, saya pengen pada anak-anak ditanamkan sesuai dengan tema anak Labuhanbatu Selatan generasi merdeka sehat berkrater islami dan cinta tanah air.
Hari ini wisuda terbanyak sebanyak tujuh puluh orang siswa dengan rincian dua puluh tujuh perempuan dan empat puluh orang laki-laki yang tiga pindah dikarenakan orang tua pindah kerja, total enam puluh tujuh peserta didik yang diwisuda, imbuhnya.
Beliau juga sampaikan saat sekarang anak-anak yang telah mendafar sebanyak seratus orang, over kapasitas dengan kondisi gedung gelas yang ada sekarang. Hal tersebut sudah saya sampaikan kepada pengurus yayasan dan yayasan sedang mengupayakan akan membagun ruang kelas luar.
Namun begitupun bagi saudara-saudari yang ingin membantu mengimfakkan sedikit penghasilan apapun untuk mempercepat pembagunan kami terima dengan tangan terbuka bisa ditransfer ke nomor rekening Bank Sumut Kotapinang nomor rekening .21201030001922.a.n.tkit refah, katanya.
Kepada media orang tua siswa Andy Syahputra LC saat menunggu anaknya diwisuda menjelaskan trik dan tehnik pembelajaran di TKIT Refah ini unik sangat ringan dan mudah namun cepat melekat dibenak anak-anak. Saya sering melihat dan memperhatikan cara guru-guru berinteraksi pada anak-anak termasuk anak saya, terkadang diluar nalar namun kenak dihati anak-anak dengan berbagai tingkah laku anak yang bermacam-macam.
Mendidik anak-anak diusia dini sangat menjengkelkan namun mereka mampu, mengenalkan kepada anak huruf demi huruf sambil bermain merangkai huruf tersebut menjadi bacaan, itu yang mereka lakukan setiap hari hingga anak tersebut mampu membaca dengan sendiri, katanya.
“Terimakasih pada pendidik/guru yang telah membimbing ahlak dan etika moral anak saya mulai nol sampai anak tersebut mengetahuinya”
Hal yang sama juga dikatakan Ilham Siregar Ketua DPD PKS Labusel sekaligus pengurus yayasan TKIT Refah yang anak beliau ikut diwisuda, saya mengutip dari ayat yang dibaca anak-anak saat pembukaan surah kesebelas Al Mujadilah yang artinya wahai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu berikanlah kelapangan di dalam majelis-majelis , maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberikan kelapangan untukmu.
Artian dari enam puluh tujuh anak yang diwisuda enam puluh tujuh karekter juga yang dihadapi guru-guru, namun guru-guru mampu menjadikan mereka satu kelompok majelis yang insyah Allah akan diberikan kelapangan kedepanya tuk mendapatkan cita-citanya.
Anak itu unik, anak itu cerdas apabila orang tua mampu mengasah pola pikirannya, insyah Allah sedikit ilmu yang disampaikan menjadikan anak tersebut cerdas menuju yang diinginkannya.
Hadir dalam acara anggota DPRD H Lahmuddin, Kabid Paud Dinas Pendidikan, Pihak Kecamatan Kotapinang, Kepala Desa Sosopan, Tokoh Agama Iskandar Situmorang, Kepala Lingkungan (Wahyu)












