KOTAPINANG, goresnews.com dua orang tim ahli surveyor pipa transmisi gas dari Institut Teknologi Bandung (ITB) melakukan koordinasi dengan Kantor Pertanahan (Kantah) ATR/BPN Kabupaten Labuhanbatu Selatan terkait persiapan pembangunan proyek pipa transmisi gas nasional. Kedatangan tim ahli disambut oleh Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan, Muhammad Zikri, mewakili Kepala Kantor.
Dalam keterangannya kepada media, Rabu (26/11/2025), Zikri menyampaikan bahwa kehadiran tim surveyor merupakan kabar baik bagi Provinsi Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Tim ahli sedang melakukan pendataan dan pemetaan lahan, baik Hak Guna Usaha (HGU) maupun lahan masyarakat, yang akan dilalui jalur galian pipa transmisi saat proyek berlangsung.
“Teman-teman dari ITB masih melakukan survei untuk menentukan lintasan paling efisien bagi pembangunan galian pipa tersebut. Pendataan dilakukan secara profesional agar pelaksanaan tidak menimbulkan kendala di kemudian hari,” ujar Zikri.
Ia menegaskan bahwa BPN memiliki peran penting dan harus terlibat aktif dalam mendampingi tim surveyor di lapangan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, dengan memperhatikan hak masyarakat dan status legalitas lahan.
“Kita dari BPN harus tanggap dan berhati-hati karena pembangunan ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) pembangunan pipa transmisi gas ruas Dumai–Sei Mangkei/Sumatera Utara–Riau. Tujuannya untuk kemaslahatan masyarakat serta memperkuat ketahanan energi bangsa,” tambahnya.
Pembangunan jaringan pipa transmisi gas tersebut diharapkan membawa manfaat besar bagi daerah, termasuk ketersediaan energi yang lebih merata, peningkatan industrialisasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Reporter] Fatir-Rid.












