Kotapinang, goresnews.com naas bagi driver truk tronton roda sepuluh berwarna orange bermuatan pupuk dolomite berplat BK 8708 GH dari Medan menuju Bagan Batu. Beruntung tidak ada korban jiwa saat menabrak dan menyeret empat mini bus dan menimpa lima unit sepeda motor lain merek yang sedang parkir dipinggir jalan disepanjang jalan Jendral Sudirman Senin (18/11/2024).
Yusri (21) warga Kotapinang menjelaskan pada media, memang sebelum menabrak tronton orange membunyikan klakson panjang seperti memberikan aba-aba, dan terlihat ada truk didepannya sepertinya mencoba membantu menahan memperlambat tronton orange tersebut dengan metode menabrak body belakang truk tersebut.
Metode menabrakan body belakang sempat tertahan sejenak, namun beberapa menit kemudian berjalan kembali sehingga tronton orange banting stir kearah kanan, driver loncat keluar dari truk sehinga menabrak dan menyeret lebih kurang sepuluh meter empat mini bus secara beruntun.
“Mobil mini bus yang sedang parkir dipinggir terseret dan terhenti setelah membenturkan mobil kijang inova ke ruko hingga menumbangkan tiang ruko bagunan jepang tersebut” katanya.
Iptu Sumardi Kasat Lantas Polres Labusel saat memberi keterangan di TKP (foto-Cand)
Kasat Lantas Polres Labusel Iptu Sumardi membenarkan ada kejadian tabrak beruntun disinyalir akibat rem blong dari truk tronton BK 8708 GH bermuatan pupuk dari Medan tersebut, akibat kejadian korban mengalami kerugian materil dari empat mini bus serta lima sepeda motor yang sedang parkir dipinggir jalan serta ruko yang ditabrak. Beberapa mobil mini bus dan sepeda motor sudah kita amankan di Pos Lantas Polsekta Kotapinang.
Taksiran sementara kerugian korban sopir tronton mencapai lebih kurang ratusan juta lebih, identitas korban mobil mini bus dan sepeda motor sudah kita data dan sopir tronton sudah kita mintai keterangan di kantor Lantas guna penyelidikan selanjutnya, kata Sumardi
Driver tronton bermuatan pupuk puluhan ton tersebut belakangan diketahui bernama Iramuddin Pulungan. Iramuddin masih troma sehingga belum bersedia dimintai keterangan, hingga berita ini dipublikasikan ke umum.
Reporter] Doly-CS












