KOTAPINANG, goresnews.com sudah lebih kurang sebulan jabatan Lurah Kotapinang kosong, namun hingga kini belum ada tindak lanjut jelas dari BKPSDM Labuhanbatu Selatan. Kekosongan ini berdampak langsung pada tersendatnya pelayanan administrasi masyarakat yang membutuhkan pengesahan dan tanda tangan pejabat kelurahan.
Aisyah (28), salah satu warga, terpaksa gagal mengurus Surat Keterangan (Suket) tanah karena tidak adanya pejabat lurah yang berwenang menandatangani. “Tanah yang saya incar akhirnya hilang kesempatan dibeli karena proses suket tertunda,” keluhnya. Kondisi serupa dialami banyak warga lain yang harus menunggu tanpa kepastian.
Tim media mencoba meminta penjelasan kepada Plt Sekda, Reza Falevi Nasution. Namun beliau mengaku tidak mengetahui adanya kekosongan lurah tersebut dan meminta waktu untuk menghubungi BKD. Hingga berita ini diterbitkan, jawaban yang ditunggu tidak kunjung diberikan.
Ketika dikonfirmasi, Plh BKPSDM Rizki Marlina menjelaskan bahwa berkas usulan pejabat lurah sudah berada di meja Sekda, namun belum ditandatangani karena Bupati sedang berada di luar daerah. “Kasih saya waktu sampai hari Senin ya bang, nanti saya kabari,” ujarnya singkat.
Menanggapi hal ini Wakil Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO), Roynal Aprianto Senin (17/11/2025) di Sekretariatan jalan Perjuangan Kelurahan Kotapinang, menilai ketidakcermatan instansi terkait dalam menyikapi kekosongan jabatan yang berdampak langsung pada masyarakat. “Kasihan masyarakat. Mereka menunggu pelayanan, sementara instansi terkait seperti tidak peka. Padahal visi-misi Bupati jelas: ‘Kita bangun, kita rawat, dan kita jaga kampung kita Labusel’,” tegasnya.
Roynal menambahkan sebagai bagian dari kontrol sosial, pemerintah seharusnya memberi yang terbaik untuk masyarakat. “Kalau tidak bisa dibina, ya dibiarkan saja motode yang tak baik, agar program yang semestinya lancar jadi tersendat-sendat, dan kebobrokan birokrasi tumbuh seperti jamur dimusim hujan, sehingga akhirnya masyarakat yang jadi korban ketidakseriusan pemerintahan,” pungkasnya kesal.
Reporter] Habib












