Daerah  

Musrenbang Kotapinang 2026 Fokus Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan.

Keterangan gambar: Peserta musrembang dan sembilan desa, satu kelurahan serta OPD foto bersama Bupati (foto-chan)

 

KOTAPINANG, goresnews.com Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 Kecamatan Kotapinang digelar di Aula Kantor Camat, Jalan Istana, Kelurahan Kotapinang, Selasa (10/02/2026).

Sebagai ibu kota Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang terdiri dari sembilan desa dan satu kelurahan, Kotapinang menjadi titik sentral arah pembangunan daerah.

Musrenbang keempat tingkat kecamatan ini menjadi ruang penyampaian aspirasi masyarakat yang dibacakan para Pj Kepala Desa dan Plt Lurah. Dari pantauan media, sekitar 95 persen usulan didominasi sektor infrastruktur, mulai dari pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas baru (RKB), perbaikan fasilitas sekolah, hingga sarana penunjang kesehatan masyarakat.

Hampir tak terdengar usulan di bidang olahraga, seperti pembangunan atau pengadaan lapangan olahraga.
Dalam sambutannya, Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang menegaskan arah pembangunan 2026 akan difokuskan pada infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Ia menekankan semangat pembangunan dengan tagline, “Kita Bangun, Kita Rawat, Kita Jaga Kampung Kita Labusel.”
Bupati juga mengumumkan bahwa pada tahun 2026 tidak ada lagi pembangunan pagar sekolah yang dibiayai APBD. Menurutnya, kebutuhan tersebut dapat ditanggulangi melalui Dana BOS apabila terjadi kerusakan.

“Fokus kita bagaimana proses belajar mengajar semakin baik. Infrastruktur pendidikan harus benar-benar mendukung anak-anak kita,” tegasnya.

Salah satu persoalan yang kembali mencuat adalah genangan air di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepat di depan Kantor Bupati, yang selama ini menjadi masalah klasik. Bupati menyebut persoalan tersebut tetap menjadi prioritas, namun masih dalam tahap kajian Dinas PUPR untuk penanganan yang tepat dan berkelanjutan.

Kondisi memprihatinkan juga disampaikan pihak sekolah, salah satunya terkait atap bocor di tiga rombongan belajar dengan jumlah siswa 119 orang. Material kayu yang sudah lapuk akibat sering terkena hujan membuat rehabilitasi menjadi kebutuhan mendesak.

Ketrangan gambar: Bupati Fery Sahoutra Simatupang saat menelitu paparan dari desa dan kelurahan di dampingi Sekda Reza Falevi Nasution (foto-chan)

Bupati menegaskan, keberanian memaparkan kondisi di lapangan menunjukkan kepala desa dan lurah telah bekerja turun langsung menyerap aspirasi. Ia mengingatkan agar tidak ada lagi sikap malas dalam pelayanan dan pembangunan.

“Kita sudah maju. Kerja sama antara pemerintah kecamatan, desa, dan seluruh elemen harus kita tingkatkan,” ujarnya.

Anggota DPRD Labusel, Zulkifli Nasution (Gerindra), menambahkan bahwa konsistensi pengajuan sangat penting agar program bisa terealisasi.

Ia juga mengusulkan agar honor kepala lingkungan (kepling) di kelurahan dapat ditingkatkan demi optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan menegaskan komitmen membangun dari bawah, memastikan setiap usulan benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat, sejalan dengan semangat “membangun bersama, merawat bersama, dan menjaga kampung halaman demi Labusel yang lebih baik”

Musrenbang tersebut turut dihadiri Bupati Fery Sahputra Simatupang, Sekda Reza Fahlevi, Kapolsek, Danramil 11/KP, Camat Khoirul Efendi, seluruh OPD, serta anggota DPRD Ayu Safitri, Zulkifli Nasution, Andi Syahputra Lubis, Irfan Nasution, bersama para kepala lingkungan dan kepala dusun se Kecamatan Kotapinang.

Reporter] Fatir