Labusel, goresnews.com Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan melaksanakan seleksi pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk masa kerja priode 2022 s/d 2027 diruangan pertemuan lantai tiga kantor Bupati Jalinsum Desa Sosopan Kamis (10/11/2022)
Wakil Bupati H Ahmad Padli Tanjung saat membuka seleksi menjelaskan dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 23 tahun 2021 tentang pengelolaan Zakat semakin mengkukuhkan peran Baznas sebagai lembaga berwenang melakukan pengelolaan zakat secara Nasional.
Ironisnya lagi Baznas dinyatakan sebagai lembaga Pemerintah nonstruktural yang bersifat mandiri berasaskan syariat Islam, amanah kemanfaat, keadilan, kepastian hukum, terinterigitas, akuntabilitas dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui mentri agama
“Untuk yang terpilih nantinya baik-baiklah mengkelola zakat yang ada, salurkan kepada yang benar-benar membutuhkan”
Alhamdulillah nantinya dari sepuluh peserta yang ikut seleksi, kita akan ambil lima dalam kepengurusan Baznas tersebut dan kesepuluh nama-nama kita ajukan provinsi, kata Wakil Bupati.
Hasihan Harahap Kabag Kesra menjelaskan adapun sepuluh orang yang mengikuti seleksi adalah H. Sopyan Nasution SP, H.Ahmad Basri Kecamatan Kampung Rakyat, Binu Hotor S.PdI, Abdul Zalil Kecamatan Sei Kanan, Dr. Hatimbulan Siregar MA, Supardi, Muhammad Yusuf Hasibuan Kecamatan Kotapinang, Ali Asaman Siregar. S.Ag, Samsir Siregar S.Ag Kecamatan Torgamba dan Muswali Siregar. S.Sos.I, MA Kecamatan Silangkitang.
Mudah-mudahan seleksi pengurus Baznas periode 2022 s/d 2027 ini berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan dan kendala secepatnya kelima pengurus baru akan ditetapkan oleh tiem seleksi dan sesegera mungkin diumumkan.
Adapun tiem penguji Sekretaris Daerah Heri Wahyudi Marpaung, Kakan Kemenag Awaluddin Siregar Ketua MUI Maratamin Harahap, Asisten satu Abdul Manan Ritonga, Asisten tiga Fuadi, ungkap Kabag Kesra.
Abdul Manan Ritonga asisten Pemerintahan saat ditemui media menjelaskan seleksi kepengurusan yang baru ini harus segera dilaksanakan mengingat pengurus Baznas sangat diperlukan.
Adapun sistem metode pengujian dibagi dua sesi, sesi pertama peserta harus menyelesaikan kopetensi 30 soal selanjutnya disesi kedua dilakukan wawancara langsung dengan penguji, katanya.
Selesai seleksi hasil pengujian sepuluh nama tersebut kita bawa dan berikan ke pengurus Baznas Provinsi jalan Rumah Sakit Haji Medan, seterusnya kita menunggu beberapa hari hasil dari mereka, ungkap asisten satu
Tempat yang berbeda salah satu peserta yang tidak mau namanya dipublikasikan menjelaskan pada media Senin (14/10/2022) kami sebagai peserta saat mengikuti seleksi sangat enjoi, nyaman dan aman saat seleksi tidak ada interpensi dari penguji pada peserta, katanya.
Masih katanya, mudah-mudahan kedepannya dalam penjaringan lima pengurus Baznas periode 2022 s/d 2027 panitia seleksi berlaku adil dan jujur dalam merekrut pengurus baru sesuai dengan kriteri dan aturan apa yang diterapkan saat pembukaan seleksi oleh bapak Wakil Bupati (Wahyu/Cs)












