Labusel, goresnews.com Bupati H Edimin bersama Wakil Bupati H Ahmad Padli Tanjung resmi membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembagunan Rencana Pembagunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) untuk tahun 2025 – 2045 Jalinsum Bloksongo Convention Hall Hotel Grandsuma Desa Sisimut, Kecamatan Kotapinang Senin (22/04/2024).
Awal pidato Edimin yang berdarah tiongha berbicara inilah hebatnya kita daerah belum lagi kita jalani, kedepanya daerah sudah memikirkan pembagunan 25 tahun mendatang.
“Apa masih hidup apa tidak lagi kita, namun saya selaku bupati tetap buka acara kegiatan rencana rancangan keputusan jangkan panjang daerah” dengan seyum khasnya.
Berlanjut, pelaksanaan musrenbang daerah adalah amanat dari UU No. 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembagunan nasional serta peraturan mentri dalam negri nomor 86 tahun 2017 tentang cara pengendalian dan evaluasinya.
Tata cara rancangan tersebut harus dimulai dengan musrembang Kabupaten dengan metode rangkanya Menyepakati visi dan misi pimpinan daerah terlebih dahulu, Menyepakati permasalahan dan isu-isu strategis daerah, Menyepakati arah kebijakan dan sasaran pokok pembagunan kedepanya.
Namun majunya Pemerintah daerah harus didukung oleh masyarakatnya dengan memenuhi dua aspek yaitu aspek kesehjahteraan masyarakat serta aspek pelayanan umun yang bersinergi.
Masih dalam pidato beliau, dengan tujuh isu strategis tersebut turut menjadi perhatian kita pertama, adanya sumber daya manusia dengan kuwalitas kependudukan serta penguatan budaya, kedua perekonomian dan sumber daya alam ketiga, infrastruktur publik yang memadai dan merata keempat, tata cara kelola pemerintahan yang baik, berinterigitas profesional kelima, hukum yang berkeadilan dengan keamanan sosial dan regulasi yang adaptif keenam, ekosistem berkelanjutan serta ketujuh pembagunan dengan daya saing usaha daerah.
“Kedepan dengan efektif tujuh isu ini daerah kita akan makmur dan jauh dari hal-hal tidak diingin Pemerintah buat kemajuan masyarakatnya” cetus bupati.
Samping itu laporan ketua panitia Kepala BAPPEDALITBANG-LS Kamaluddin Siregar menjelaskan dalam evaluasi tahapan RPJPD periode 2005 – 2025 menunjukan perkembangan yang senifikan, hal tersebut dapat dilihat dari niai rata-rata capean kinerja per periode RPJMD yang mencapai pada angka 91,01% dengan nilai peringkat sangat tertinggi.
Hal tersebut sesuai dan sejalan dengan pertumbuhan indikator makro pembagunan, apabila kita membandingkan capean pada tahun 2005 dan 2023 diataranya.
PDRB perkapita atas dasar harga berlaku yang meningkat lebih dari empat kali lipat, Indeks pembagunan manusia meningkat 6.39 point, dari 65,77 point pada tahun 2005 menjadi 72.16 point ditahun 2023, serta penurunan tingkat kemiskinan sebesar 5,86 % menjadi 8,09 % tahun 2023, jelasnya.
Sengaja kita undang sebagai narasumber untuk mempresentasekan hal ini, pakar dari Universitas Indonesia Bapak Dr.Rudiarto Sumarwono, Pandu Wibowo, Ashep Rahmadan, Bapak Tarsudi yang mewakili BAPPEDALITBANG Provinsi Sumut Kabid PKSDA.
“Mari kita dengarkan peresentase narasumber samapi selesai yang sengaja kita undang untuk 25 tahun kedepan daerah kita Labusel” kata Kamal.
Hadir dalam Musrembang Bupati sekaligus membuka acara, Wakil Bupati H Ahmad Padli Tanjung, Sekda Hery Wahyudi, Kapolres AKBP M Simanjuntak, Kodim 0209 diwakili Mayor Inf Hendra Gunawan, Ketua MUI H Maratamin Harahap, seluruh OPD, Maneger Bank Sumut Alamsyah, Manejer PTPN III Sisumut diwakilkan Himas Mulyanto serya Lima Camat yang ada di Labusel, seluruh Pj Kepala Desa, OKP Ormas dan masyarakat.
Reporter ] Alang- CS












