Keterangan gambar: Ketua PWI Erni Senja bersama salah satu mahasiswi Tetap Menjadi Cahaya bagi Mahasiswa.
RANTAUPRAPAT, goresnews.com di tengah padatnya aktivitas memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Labuhanbatu dan Labuhanbatu Selatan, Erni Manja Hasibuan terus menunjukkan pengabdian yang tak pernah surut di dunia pendidikan. Sosok yang dikenal sebagai jurnalis senior ini juga merupakan dosen yang dekat, peduli, dan selalu siap membimbing mahasiswanya menuju keberhasilan akademik.
Kesibukan mengurus organisasi kewartawanan tidak pernah menjadi alasan bagi Erni Manja untuk membatasi komunikasi dengan para mahasiswa. Justru sebaliknya, pintu konsultasi selalu terbuka bagi siapa saja yang membutuhkan arahan, baik dalam penyusunan penelitian, tugas akhir, maupun pengembangan kemampuan akademik.
Sikap tersebut dirasakan langsung oleh Nazrah Padillah, salah seorang mahasiswi yang selama ini mendapatkan bimbingan dari Erni Manja.
“Ibu Erni selalu terbuka kepada kami. Setiap kali kami menghubungi beliau untuk berkonsultasi atau meminta koreksi penelitian, beliau selalu meluangkan waktu. Arahan yang diberikan sangat membantu dan memotivasi kami untuk terus belajar,” ungkap Nazrah, Kamis (04/06/2026).
Bagi mahasiswa, Erni Manja bukan hanya seorang dosen pengajar, tetapi juga sosok pembimbing yang mampu memberikan semangat dan kepercayaan diri. Keramahan dan sifat keibuannya membuat mahasiswa merasa nyaman saat berdiskusi maupun menyampaikan berbagai kendala akademik yang dihadapi.
Di balik tugasnya sebagai Ketua PWI yang aktif memperjuangkan profesionalisme pers, Erni Manja tetap menjaga komitmennya sebagai tenaga pendidik. Menurutnya, profesi wartawan dan dosen memiliki tujuan yang sama, yakni mencerdaskan kehidupan masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan informasi yang bertanggung jawab.
Sebagai dosen di Universitas Al Washliyah (UNIVA), Erni Manja senantiasa menjalankan tugas sesuai kode etik akademik serta mendukung visi kampus yang mengusung motto “Unggul, Tangguh, Profesional, Islami”. Visi tersebut sejalan dengan cita-cita UNIVA untuk menjadi perguruan tinggi “Mumtaz” yang unggul dalam memadukan ilmu keislaman, sains, teknologi, dan seni.
“Saya sudah lima tahun berjalan mengabdikan diri sebagai dosen. Tugas saya bukan hanya mengajar, tetapi juga membimbing mahasiswa agar menjadi pribadi yang lebih baik, memahami tujuan hidupnya, dan mampu meraih cita-cita yang mereka impikan,” ujar Erni Manja.
Dedikasi yang ditunjukkan Erni Manja menjadi bukti bahwa kesuksesan memimpin organisasi profesi tidak menghalangi seseorang untuk tetap hadir dan memberi manfaat di dunia pendidikan. Di mata mahasiswanya, ia adalah figur inspiratif yang mampu menyeimbangkan peran sebagai pemimpin, jurnalis, dan pendidik dengan penuh tanggung jawab.
Keteladanan seperti inilah yang menjadikan Erni Manja tidak hanya dikenal sebagai Ketua PWI, tetapi juga sebagai dosen pembimbing yang selalu hadir, mendengar, dan mengarahkan mahasiswanya menuju masa depan yang lebih baik.
Repoeter] CS.












