LABUSEL, goresnews.com prestasi membanggakan kembali diraih Polres Labuhanbatu Selatan. Untuk pertama kalinya sejak berdiri, Kapolres Labusel AKBP Aditya S.P. Sembiring Muham menerima penghargaan bergengsi kategori Penegak Hukum Peduli Anak pada ajang Anugerah KPAI 2025 yang digelar di Studio TVRI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 10 Sesember 2025.
Penghargaan ini diberikan kepada figur-figur nasional yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam melindungi, mengayomi, dan memperjuangkan hak-hak anak di Indonesia.
Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (11/12/2025), AKBP Aditya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut.
“Saya sangat bangga bahwa Kapolres keempat Labusel dapat menjadi salah satu penerima nominasi Penegak Hukum Pedili Anak. Ini adalah hasil dari langkah-langkah humanis dan responsif yang kami terapkan dalam setiap penanganan kasus yang melibatkan anak secara profesional, preventif, dan penuh empati,” ujarnya.
Kapolres AKBP Aditya S.P Sembiring dengan Ketua KPAD Ilham Daulay (foto-Adm)
Ia juga mengapresiasi sinergi berbagai pihak, khususnya KPAD Labuhanbatu Selatan.
“Penghargaan ini tidak terlepas dari kerja sama yang baik dengan Ketua KPAD Labusel, Ilham Daulay, yang juga meraih penghargaan kategori nominasi KPAD,” tambah Kapolres.
Menurutnya, pencapaian ini menjadi bukti bahwa komitmen Polres Labuhanbatu Selatan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak telah memperoleh pengakuan nasional. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi inspirasi bagi institusi penegak hukum lainnya untuk semakin memperkuat perlindungan terhadap anak.
Di tengah duka akibat bencana alam yang menimpa Labusel, di mana sejumlah anak menjadi korban, penghargaan dari KPAI ini disebut menjadi penyemangat baru bagi jajaran Polres. Kapolres juga berterima kasih kepada masyarakat yang terus proaktif memberikan informasi terkait masalah anak serta apresiasi untuk KPAD Labusel yang bekerja tulus demi kepentingan anak-anak.
“Terima kasih kepada media yang selalu berkolaborasi dalam mengangkat isu-isu perlindungan anak. Kami berharap seluruh stakeholder dapat saling bergandengan tangan menciptakan kondisi yang bebas dari kekerasan terhadap anak,” ungkapnya.
“Anak-anak adalah masa depan bangsa. Jika mereka terlindungi, maka kita sedang membangun Indonesia yang lebih baik. Penghargaan ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pendekatan humanis dalam setiap tugas,” tutup AKBP Aditya.
Acara bergengsi tersebut turut dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Wamenkumham Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej, para pelaku dunia usaha, serta seluruh Komisioner KPAI Republik Indonesia.
Reporter] Fatir.












