Keterangan gambar: Pasandi Kodim Letda Arpan D Ritonga saat mendampingi kedatangan Dispenad Mabes TNI dan Dansatgas TMMD Ke-130 Tinjau Progres.
AEK BATU, goresnews.com di tengah padatnya rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu, Perwira Sandi (Pasandi) Kodim 0209/LB, Letda Inf Arpan D. Ritonga, terus menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam mendukung kelancaran kegiatan, termasuk saat kunjungan Dispenad Mabes TNI AD Kolonel Arh Mokhamad Khoirul Aman yang didampingi Dansatgas TMMD, Letkol Kav. Hanung Kaptiaji, di Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba.
Sejak pembukaan TMMD hingga progres pembangunan mencapai 80 persen, Letda Inf Arpan D. Ritonga konsisten mengawal tugas persandian, keamanan komunikasi, serta mendukung kelancaran kegiatan pimpinan di lapangan.
“Kami diamanahkan pimpinan untuk menjalankan tugas sebagai Pasandi Kodim 0209/LB. Insyaallah, amanah dalam pengelolaan komunikasi dan pengamanan informasi akan terus kami junjung. Bagi kami, amanah tugas adalah tanggung jawab yang lebih tinggi daripada pangkat yang disandang,” ungkap Letda Arpan.
Ia menjelaskan, tugas Pasandi tidak hanya berkaitan dengan Pengamanan Komunikasi (PK) dan Pengelolaan Persandian (PP), tetapi juga membantu Komandan Kodim dalam pelaksanaan tugas serta mendukung Pembinaan Teritorial (Binter).
Dalam kegiatan TMMD, dirinya turut mendukung kelancaran protokoler, mendampingi Dandim saat melaksanakan peninjauan lapangan, serta menghimpun data dan informasi terkait perkembangan pembangunan yang tengah berlangsung di Desa Aek Batu.
“Prinsipnya, kami berupaya memastikan setiap kegiatan pimpinan berjalan lancar, aman, dan terkendali. Kesiapan personel di lapangan menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan TMMD,” tegasnya.
Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0209/LB, Letkol Kav. Hanung Kaptiaji, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas tidak terlepas dari koordinasi, pengawasan, dan pengendalian yang baik terhadap seluruh personel.
Menurutnya, setiap anggota harus memiliki kesiapsiagaan, kepekaan, serta kemampuan membaca situasi di lapangan, termasuk memahami kebutuhan dan kekurangan pimpinan saat menjalankan tugas.
“Sebagai komandan, saya selalu merangkul anggota, mengoordinasikan, mengawasi, dan mengendalikan seluruh kegiatan satuan. Pembinaan kemampuan, kesejahteraan, serta pengembangan karier personel juga menjadi perhatian kami,” ujar Hanung.
Ia menambahkan, pelaksanaan TMMD menjadi sarana pembelajaran langsung bagi personel untuk meningkatkan kemampuan, kedisiplinan, serta memperluas pemahaman tentang hubungan dengan masyarakat.
“Dalam bekerja, tidak ada penekanan yang berlebihan terhadap anggota. Kami terus memberikan dukungan agar setiap personel memahami tugasnya, mampu bekerja secara profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat. Inilah semangat yang harus terus dijaga dalam pelaksanaan TMMD,” pungkasnya.
Reporter] Sobri-CS.












