Breaking News
TMMD ke-130 Hadirkan Fasilitas MCK Nyata untuk Warga, Balai Dusun Cikampak 1A Bursa Ketua PWI Sumut Mengarah Ke Farianda Putra Sinik Konfrensi 21 November Menanti MEDAN, goresnews.com petahana dipastikan menjadi satu-satunya bakal calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) periode 2026–2031 setelah menjadi satu-satunya kandidat yang mengembalikan berkas pendaftaran hingga penutupan pada Jumat (6/11/2026). Kepastian tersebut diperoleh pada hari terakhir pendaftaran di Kantor PWI Sumut, Jalan Adinegoro No. 4, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur. Dari dua nama yang sebelumnya digadang-gadang maju dalam bursa pemilihan ketua, hanya Farianda yang menuntaskan proses pendaftaran. Sementara Austin AE Tumengkol menyatakan mundur dari pencalonan. Ketua Organizing Committee (OC) Konferensi PWI Sumut, Rifki Warisan, didampingi Sekretaris SR Hamonangan Panggabean serta Ketua Steering Committee (SC) Taufik Wal Hidayat dan Sekretaris Riza Mulyadi, menjelaskan bahwa panitia menerima tiga berkas pendaftaran kandidat, terdiri atas satu bakal calon Ketua PWI dan dua bakal calon Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP). “Sejak pendaftaran dibuka 2 November hingga ditutup pukul 16.05 WIB pada hari terakhir, tercatat tiga kandidat yang mengembalikan berkas. Untuk Ketua PWI atas nama Farianda Putra Sinik, sedangkan kandidat Ketua DKP adalah Rizal Rudi Surya dan Khairul Muslim,” jelas Rifki. Ia menambahkan, meskipun lima orang sebelumnya telah mengambil formulir pendaftaran, hanya tiga kandidat yang menyerahkan kembali berkas kepada panitia. Selanjutnya, panitia akan melakukan verifikasi administrasi pada Sabtu dan Minggu. Hasilnya dijadwalkan diumumkan pada Senin untuk menentukan status Memenuhi Syarat (MS) atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Hasil verifikasi tersebut kemudian diteruskan kepada PWI Pusat untuk penetapan calon definitif yang akan mengikuti Konferensi PWI Sumut pada 21 November 2026. Rifki menegaskan, seluruh tahapan tetap dilaksanakan sesuai jadwal dan ketentuan organisasi. Sebelumnya, Farianda Putra Sinik datang ke sekretariat PWI Sumut bersama sejumlah pendukung untuk menyerahkan dokumen persyaratan pencalonan. Berkas tersebut meliputi surat pernyataan, surat keterangan kesehatan, SKCK, sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) jenjang Utama, serta dukungan minimal 10 persen dari jumlah daftar pemilih. Setelah diperiksa, panitia menerima berkas pendaftaran tersebut. Di tengah proses menuju konferensi, Farianda yang merupakan petahana justru menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan kekompakan seluruh anggota PWI di Sumatera Utara. Menurutnya, perbedaan pilihan dalam demokrasi merupakan hal yang wajar dan tidak boleh menjadi alasan untuk merusak hubungan sesama insan pers. “Kalau kita bersatu dan kompak, kita akan kuat. Sebaliknya, kita akan mudah dipermainkan jika tidak kompak dan tidak bersatu,” tegasnya. Farianda juga mengingatkan agar kontestasi pemilihan Ketua PWI tidak melahirkan perpecahan maupun permusuhan di antara anggota. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti konferensi dengan suasana sejuk, penuh kegembiraan, serta tetap mengedepankan etika dan semangat kebersamaan. “Berbeda pilihan itu biasa, karena merupakan hak demokrasi. Jangan karena perbedaan pilihan, kita saling hasut dan saling menyimpan kebencian. Pesta demokrasi hanya sehari, tetapi persaudaraan harus selamanya. Saya ingin kita tetap bersama-sama membesarkan PWI sebagai rumah besar kita. Mari berkonferensi dengan riang gembira,” ajaknya. Reporter] TIM. Operasi Patuh Toba 2026 Terus Disosialisasikan. Satlantas Polres Labusel. Kadiskes BOK Salurkan Sesuai SOP, “Bantah Pungli dan Tudingan Seret Nama Bupati”. Walikota Tebing Tinggi Apresiasi Program Baznas Ultra Microfinance , Dorong Masjid Jadi Pusat Ekonomi Umat.
Berita  

Penegakan Hukum Lemah, Aktivitas Quarry Ilegal di Ujung Batu Rokan Riau Terus Berlangsung

Rokan Hulu – Usaha quarry atau penggalian bahan tambang galian C menebar di sejumlah titik di Ujung Batu Rokan Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau.

Pantauan Redaksi Journalist CS Kamis (5/10) di lapangan, usaha tambang galian C dengan karakter batu kecil ini dari enam aktivitas quarry, diduga hanya satu tempat yang memiliki izin operasi produksi atau eksploitasi pertambangan.

Hal ini juga disebutkan oleh warga setempat yang namanya tidak ingin disebutkan dan juga pekerja aktivitas usaha tambang galian C itu, Ia mengatakan ada banyak aktivitas quarry di Ujung Batu Rokan, tetapi diduga masih satu tempat yang memiliki izin operasi.

“Kegiatan tambang ini ada banyak, kurang lebih ada enam tempat, sepertinya hanya satu tempat yang ada izin operasinya dan ini bukan rahasia umum lagi”, ujarnya.

Masyarakat berharap Aparat Penegak Hukum (APH) khususnya Polsek Ujung Batu Polres Rokan Hilir agar menertibkan kegiatan tambang ilegal yang tidak memiliki izin operasi tersebut dan jangan pilih kasih.

“Kami berharap pihak kepolisian setempat agar menindak dan tangkap pengusaha tambang ilegal tersebut dan jangan pilih kasih”, ujarnya.

Tidak sampai disitu Tim Redaksi Journalist menelusuri beberapa tempat lainnya dan mendapatkan banyak dokumentasi dan video aktivitas tersebut.

Kapolsek Ujung Batu AKP. Sohermansyah S.H. Saat ingin dikonfirmasi dua kali didatangi di kantornya tidak berada di tempat, serta melalui pesan WhatsAppnya tidak membalas hingga berita ini diterbitkan.

Tidak sampai disitu Tim Journalist akan terus berupaya mengkonfirmasikan dugaan ilegal tersebut ke Polres Rokan Hulu dan Polda Riau hingga ke Dinas ESDM Provinsi Riau.(Redaksi/RaP/Tim)