Berita  

Polres dan KPAD Rescue Tangani Kasus Kekerasan Seksual Anak, KAHMI Apresiasi Langkah Cepat Aparat.

Keterangan foto: Kabid hukum dan HAM MD-KAHMI Labusel Dayu Putra SH, MH yang sehari-hari berprofesi sebagai Advokat

 

KOTAPINANG, goresnews.com Bidang Hukum dan HAM KAHMI Labuhanbatu Selatan menyampaikan apresiasi tegas atas langkah cepat dan responsif jajaran Polres Labuhanbatu Selatan dalam menangani dugaan kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di wilayah tersebut.

Penanganan perkara dinilai berjalan objektif dan profesional. Hal ini terlihat dari serangkaian tindakan yang telah dilakukan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, hingga pengumpulan alat bukti secara cermat.

Upaya tersebut mencerminkan komitmen aparat penegak hukum dalam mengungkap kasus secara transparan dan akuntabel.
Apresiasi juga diberikan kepada Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Labuhanbatu Selatan, khususnya kepada Ilham Daulay, yang terus aktif memberikan pendampingan kepada korban serta memastikan hak-hak anak tetap terlindungi selama proses hukum berlangsung.

Ilham Daulay juga mengungkapkan, dalam dua tahun terakhir pihaknya telah menangani sebanyak 62 kasus dengan berbagai bentuk permasalahan, meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, kami tetap aktif.

“Mau tidak mau dan harus mau, pendampingan tetap harus dilakukan meski dana tidak mencukupi,” tegasnya.

Sementara itu, Bidang Hukum dan HAM KAHMI Labuhanbatu Selatan, Dayu Putra yang juga berprofesi sebagai praktisi hukum, pada Jumat (10/04/2026) di Simaninggir pada media, saya menilai sinergi antara aparat penegak hukum dan lembaga perlindungan anak menjadi kunci utama dalam penanganan kasus yang melibatkan anak sebagai korban.

“Penanganan tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum semata, tetapi juga harus mengedepankan perlindungan dan pemulihan korban,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa kejahatan seksual terhadap anak merupakan tindak pidana serius yang tidak dapat ditoleransi dalam bentuk apa pun. Oleh karena itu, proses hukum harus terus dikawal secara objektif, profesional, dan transparan hingga tuntas, guna memberikan keadilan bagi korban sekaligus efek jera bagi pelaku.

Momentum ini diharapkan dapat memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam memerangi segala bentuk kekerasan terhadap anak, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum

Reporter] Fatir.