Polres Labusel Klarifikasi Isu Dugaan Oknum Polisi Terlibat Pesta Narkoba.

LABUSEL, goresnews.com Polres Labuhanbatu Selatan menanggapi serius isu yang menyebut salah satu anggotanya, Iptu CS, terlibat dalam pesta narkoba. Isu ini pertama kali muncul lewat unggahan akun Facebook “Putri Tanjung” dan kembali beredar melalui akun lain, “Lacin Lacin”, pada 2 April 2025.

Kapolres Labusel, AKBP Aditya S.P. Sembiring, menyatakan telah memerintahkan penyelidikan menyeluruh, termasuk tes urine terhadap Iptu CS yang hasilnya dinyatakan negatif amphetamine. Iptu CS juga membantah tudingan tersebut dan menyatakan sedang bertugas menangani kasus pembunuhan saat isu muncul.

Pemeriksaan turut melibatkan Kasi Propam dan Kasat Reskrim, yang membenarkan alibi ” Iptu CS tidak pernah terlibat dengan yang namanya narkoba”. Sementara, istrinya juga menyatakan dukungan penuh sambil tetap tenang menghadapi rumor yang ada.

Polres Labusel kini tengah melacak pemilik akun penyebar isu untuk dimintai klarifikasi. AKBP Aditya menegaskan komitmen menjaga integritas dan meminta masyarakat lebih bijak bermedia sosial.

Unit Paminal Polres Labusel saat di kompirmasi melalui wasshap mengatakan statemen Kapolres sudah cukup jelas bang, intinnya kalau unit paminal tetap memproses apabila ada kesalahan terhadap personel dan harus ditindak sesuai prosedur, dan apabila tidak terbukti adanya kesalahan ya kita bebaskan.

Harapan kami kepada seluruh personel, agar tidak melakukan pelanggaran karena Polisi adalah pengayom masyarakat dan sebagai contoh bagi masyarakat Indobesia khususnya Labusel.

Ditempat yang berbeda saat mendengar perdebatan postingan dan pemakai narkoba, mantan serdadu laut menerangkan Bakda sholat jumat di mesjid Amalia (04/04/2015) kalau masih tes urine masih bisa di netralisir tesnya, coba dari darah ataupun rambut ini lebih efektif  dan pasti lebih akurat.

Saya, dua puluh tahun berkecimpung di dunia gelap saat saya aktif bertugas dulu, begitu lobe putih datang periksa lokasi kita-kita yang di dalam lokasi langsung minum kratindeng, inilah penetralisir yang kami lakukan saat itu, dan hasil urine ketika di tes tim PM aman-aman aja, katanya.

Tapi itu sebagai kiasan perumpamaan saja saat saya masih aktif di TNI AL, sekarang saya sudah insyaf dan semoga orang-orang yang masih menggunakan barang tersebut mulailah berhenti dan semua itu tak ada gunanya dan merusak kita, akhiri penjelasan.

Reporter] regar.