Keterangan gambar: Kepala Dinas Sosial Cintra Isabella Simbolon foto kepada sembilan warga disabilitas Labusel terima fasilitasi kaki palsu gratis.
KOTAPINANG, goresnews.com harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri dirasakan sembilan warga penyandang disabilitas fisik di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). Melalui Dinas Sosial Labusel, mereka mendapatkan fasilitasi bantuan kaki palsu gratis dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Bahagia Medan, Selasa (20/10/2026).
Kepala Dinas Sosial Labusel Cintra Isabella Simbolon, diruanganya mengatakan fasilitasi tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu penyandang disabilitas memperoleh alat bantu mobilitas. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian penerima manfaat sekaligus mempermudah mereka menjalani aktivitas sehari-hari.
Dari sembilan penerima manfaat, lima orang telah menjalani pengukuran kaki palsu di Sentra Bahagia Medan. Proses tersebut didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Labusel, Niastina Butar-Butar, bersama tim Sentra Bahagia Medan.
Adapun sembilan penerima manfaat tersebut yakni Lince br Hutagaol, Muhammad, Parman, Zailani, Mhd. Lokot Hasibuan, Paisal Hasibuan, Jerni Harahap, Dewarni br Simanjuntak, dan Akhirno.
Pengukuran menjadi tahapan penting untuk memastikan kaki palsu yang dibuat sesuai dengan kondisi fisik dan kebutuhan masing-masing penerima.
Koordinator Wilayah Sentra Bahagia Medan, Frans Sitepu, menjelaskan bahwa proses pembuatan membutuhkan waktu beberapa minggu agar alat bantu yang dihasilkan memiliki ukuran yang tepat, nyaman, dan aman digunakan.
Salah seorang penerima manfaat, Parman, warga Kotapinang mengaku bersyukur karena akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menjalani pengukuran kaki palsu yang telah lama dinantikannya.
Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar alat bantu fisik, tetapi juga menjadi harapan untuk kembali beraktivitas dengan lebih leluasa dan meningkatkan kualitas hidup.
“Kami sudah lama mengharapkan kaki palsu ini. Hari ini kami bersyukur bisa menjalani pengukuran. Mudah-mudahan setelah mendapatkan kaki palsu, kami bisa beraktivitas lebih maksimal,” ungkap Parman.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Labuhanbatu Selatan, Kementerian Sosial RI melalui Sentra Bahagia Medan, serta Dinas Sosial Labusel yang telah memfasilitasi proses bantuan tersebut.
Sinergi Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Kementerian Sosial RI diharapkan terus berlanjut sehingga semakin banyak penyandang disabilitas memperoleh akses terhadap alat bantu dan layanan rehabilitasi sosial.
Dengan dukungan tersebut, para penerima manfaat diharapkan dapat menjalani kehidupan yang lebih mandiri, produktif, dan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Reporter] Fatir












