Keterangan gambar: Press conference baku tumbuk binaan Sasana KBPPPolri Kecamatan Kotapianang di Just Cofee.
KOTAPINANG, goresnews.com jelang pelaksanaan pertandingan Baku Tumbuk Volume Pertama, panitia menggelar press conference dan perjumpaan antar fighter di Cafe Just Coffee, Jalan Perjuangan, Lingkungan Simaninggir, Kelurahan Kotapinang, Sabtu (31/01/2026).
Sebelumnya, sebanyak 80 fighter yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan daerah lain telah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim dr irfan sebagai bentuk kesiapan dan komitmen terhadap keselamatan dalam pertandingan.
Dalam suasana penuh semangat, host acara memanggil satu per satu pasangan fighter untuk face to face atau perjumpaan perdana. Momen ini bertujuan memanaskan atmosfer pertandingan sekaligus membangun mental tanding para petarung, tanpa meninggalkan nilai sportivitas dan persahabatan.
Ketua Panitia Baku Tumbuk Volume I, Wahyu Ihsan Siregar yang juga merupakan mantan petinju, menjelaskan bahwa puluhan fighter akan tampil dalam ajang ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan ajang kekerasan, melainkan wadah positif bagi generasi muda.
“Baku Tumbuk Volume Pertama ini bukan untuk ajang anarkis, tetapi sebagai pertemuan persahabatan antar fighter dengan aturan yang jelas dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Wahyu, yang juga menjabat Ketua Sasana KBPP Polri Kecamatan Kotapinang.
Keterangan gambar: Tim kesehatan dr Irfan saat lakukan pemeriksaan kesehatan kepada fighter di cafe just cofee.
Kedepan tiem Baku Tumbuk akan buat di perenam bulan sekali dan kami mohon doa, agar olahraga ini sebagai wadah silahtuhrahmi bagi anak-anak yang suka adu nyali fisik yang positif. Yook kita tonton di Aula SBBK besok tanggal 1 Februari lantai dua.
Menurutnya, maraknya tawuran dan perkelahian di kalangan anak muda menjadi perhatian bersama. Melalui kegiatan olahraga bela diri yang terorganisir, diharapkan energi negatif dapat disalurkan secara positif.
“Ini adalah upaya kami menjauhkan anak-anak muda dari narkoba dan pergaulan bebas. Prinsipnya ‘No Drugs, Yes Olahraga’,” tegasnya.
Acara Baku Tumbuk Volume I ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari sponsor, Ketua Pertina Labuhanbatu Selatan, tim medis dari Puskesmas Kotapinang, hingga dukungan moril dari pemerintah daerah Bapak Feri Simatupang.
Panitia berharap ajang ini tidak hanya menjadi tontonan menarik, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta melahirkan bibit atlet bela diri berprestasi di Labuhanbatu Selatan.
Hadir saat tatap muka fighter Ketua Pertina Labusel Candra Siregar, Ketua Tarung Derajat Padlan peraih mendali PON Aceh, Tim Medis dr Irfan dan 15 tiem fighter.
Reporte] Erik.












