Keterangan gambar: Ketua terpilih foto bersama dengan pengurus Musyawarah Kabupaten IPSI periode 1026 s/d Ketua terpilih H. Ahyar Pane Pimpin IPSI Labusel 2026–2030.
KOTAPINANG, goresnews.com Musyawarah Kabupaten (Muskab) IV Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Labuhanbatu Selatan masa bakti 2026–2030 berlangsung sukses di Kantor KONI Labuhanbatu Selatan, Jalan Kalapane, Kelurahan Kotapinang, Kamis (5/6/2026).
Muskab IV IPSI ini menjadi momentum penting bagi pembinaan dan pengembangan olahraga pencak silat di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Dari lima perguruan silat yang memiliki hak suara, empat perguruan menyatakan dukungan kepada H. Ahyar Pane, yang sebelumnya menjabat Sekretaris IPSI Labusel periode 2022–2026.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Bidang Organisasi Pengurus Provinsi IPSI Sumatera Utara, Freddy Lizaro Sitorus, yang hadir mewakili Ketua Pengprov IPSI Sumut.
Dalam sambutannya, Freddy menjelaskan bahwa pelaksanaan Muskab IV IPSI Labuhanbatu Selatan telah sesuai dengan ketentuan organisasi dan memenuhi syarat yang berlaku.
“Saya diamanahkan oleh Ketua IPSI Sumatera Utara untuk melaksanakan Mukab IPSI di Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Alhamdulillah, hari ini Muskab IV dapat terlaksana dengan baik dan sah menurut aturan organisasi. Dari lima perguruan yang ada, empat perguruan telah memberikan dukungan kepada Saudara H. Ahyar Pane,” ujarnya.
Freddy menambahkan, dengan dukungan mayoritas perguruan tersebut, H. Ahyar Pane dinyatakan berhak memimpin IPSI Labuhanbatu Selatan untuk periode 2026–2030. Pengprov IPSI Sumut juga memberikan waktu satu bulan kepada ketua terpilih untuk menyusun dan melengkapi struktur kepengurusan.
Sementara itu, H. Ahyar Pane menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh perguruan serta insan pencak silat yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin IPSI Labuhanbatu Selatan selama empat tahun ke depan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada saya. Saya berharap seluruh pengurus, perguruan, pelatih, dan atlet dapat bersama-sama memberikan masukan yang positif demi kemajuan pencak silat di Labuhanbatu Selatan,” kata Ahyar.
Ia menegaskan bahwa kemajuan olahraga pencak silat tidak dapat diwujudkan sendiri, melainkan membutuhkan kebersamaan dan dukungan seluruh pihak.
“Bantu saya, bimbing saya, dan mari kita bergandengan tangan untuk memajukan pencak silat di Labusel. Kita harus memberikan yang terbaik bagi generasi muda agar mampu membangun, merawat, dan menjaga daerah yang kita cintai ini melalui prestasi olahraga,” tuturnya.
Dengan terpilihnya kepengurusan baru, IPSI Labuhanbatu Selatan diharapkan semakin solid dalam melakukan pembinaan atlet, melahirkan pesilat-pesilat berprestasi, serta mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.
Reporter] Fatir.












