Kotapinang, goresnews.com pertandingan panahan persahabatan antar kelas dilaksanakan dilapangan depan, pondok pesantren Dar Al-Ma’Arif Basilam Baru, Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang Senin (04/03/2024)
Ketua panitia pertandingan Ust Abdul Gani sebagai kepala sekolah mengatakan pada media, pertandingan dilaksanakan dalam dua regu kategori senior untuk jarak jauh dengan jangkauan enam belas meter sementara kategori junior jarak dekat dengan jangkauan sepuluh meter.
Pertandingan dilaksanakan selama dua hari dengan jumlah peserta yang ikut bertanding sebanyak tiga puluh satu santriwati, ungkap ust Abdul Gani.
Saya juga berharap kepada anak-anak agar lebih giat berlatih kedepanya, jangan karena dapat juara saat ini lantas tidak lagi latihan.
Apalagi panahan termasuk salah satu kegiatan ekstra kulikuler bergengsi di pesantren, panahan juga termasuk sunnah rasul, wajib kita mempelajarinya, tegas ahli kitab kuning ini.
Juara pertama kategori senior dengan jarak panah enam belas meter dimenangkan santriwati kelas dua belas aliyah Nur Fadillah Sagala dengan point tiga puluh delapan, juara dua bernama Fitri Musrina dengan point dua puluh dua dan juara tiga Ansiyah dengan jumlah point tiga belas.
Sementara kategori junior untuk jarak dekat sepuluh meter jatuh kepada santriwati kelas sebelas bernama Hera Herlina dengan point dua belas, juara dua Fadilah Ihsan dengan point delapan serta untuk juara tiga disabet Azmi dengan point dua.
Nur Fadilah Sagala pada media, awal pertandingan saya sangat gerogi pak, namun setelah anak panah mengenai target rasa gerogi hilang seketika, datang rasa penasaran ingin mengenai target bertanda plus.

“Titik plus sampai akhir pertandingan tidak kunjung kena, namun setelah hitung point alhamdulillah saya dapat tiga puluh delapan”
Juara satu panahan antar kelas ada ditangan saya, juara satu ini menjadikan cambuk tuk saya agar berlatih lebih giat lagi, tegasnya.
Ust Supriadi sebagai pelatih di Club Pos DM menjelaskan, kita lakukan kegiatan panahan ini sejak beberapa bulan belakangan, anak-anak merespon dengan baik dan kepala sekolah sangat mendukung, terjadilah pertandingan yang sekarang kita laksanakan.

Memang kegiatan perlombaan masih dalam lingkungan pesantren, kita belum berani lakukan perlombaan antar pesantren.
Belum berani, karena kita harus ijin dari Koni Labusel di cabang olahraga panahan, namun kita dengan pihak Koni sudah lakukan pendekatan agar diberi rekom untuk pengambilan cabor panahan tingkat daerah.
Mohon doa teman-teman agar cabor perpani secepatnya terbentuk di daerah agar bisa kita kembangkan atlit-atlit perpani yang handal di Kabupaten Labuhannbatu Selatan.
Reporter ] Fatir-CS












