Daerah  

TMMD Ke-130 Bangun RTLH Suroto, Dansatgas Terharu Melihat Kondisi Duda Lansia di Aek Batu.

Keterangan gambar: Personil Kodim 0209/LB, personil Yon TP 956/SBA, personil zipur.

TORGAMBA, goresnews.com kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu kembali diwujudkan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 0209/LB. Kali ini, bantuan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menyentuh kehidupan Suroto (62), Selasa (20/10/2026) seorang duda yang tinggal di Dusun Simpang Mulia, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Di tengah keterbatasan hidup yang dijalaninya, Suroto mendapat harapan baru melalui program RTLH TMMD Ke-130. Rumah yang dibangun bukan sekadar tempat berteduh, melainkan wujud kepedulian TNI agar masyarakat yang membutuhkan dapat menikmati hunian yang lebih layak dan aman.

Satgas TMMD terus melanjutkan pengerjaan rumah Suroto. Personel di lapangan terlihat bergotong royong melakukan penggalian pondasi sebagai tahapan awal pembangunan, dengan semangat kebersamaan demi mewujudkan tempat tinggal yang lebih baik bagi penerima manfaat.

Kondisi kehidupan Suroto yang telah berusia 62 tahun dan menyandang status duda menjadi gambaran bahwa masih ada masyarakat yang membutuhkan perhatian nyata. Kehadiran Satgas TMMD pun membawa secercah harapan di tengah keterbatasan yang selama ini dihadapinya.

Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 0209/LB mengaku terharu melihat kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan. Program RTLH ini menjadi pengingat bahwa pengabdian seorang prajurit tidak hanya diwujudkan melalui tugas pertahanan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesulitan rakyat.

Melalui pembangunan tersebut, Satgas TMMD berharap Suroto kelak dapat menempati rumah yang lebih layak, nyaman, dan aman. Semangat gotong royong antara prajurit dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menyelesaikan pembangunan sekaligus mempererat hubungan TNI dengan rakyat.

Program TMMD Ke-130 di wilayah Labusel pun kembali menegaskan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat harus hadir melalui tindakan nyata. Bagi Suroto, pembangunan rumah ini bukan hanya tentang pondasi dan dinding, melainkan tentang harapan baru untuk menjalani hari tua dengan tempat tinggal yang lebih baik.

Reporter] Sobri-CS