TANJUNGBALAI, goresnews.com Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, secara resmi mengukuhkan 22 pejabat yang terdiri dari 11 Kepala Sekolah Dasar dan 11 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai. Prosesi pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Selasa (31/3/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa para pejabat yang dilantik harus mampu menjalankan tugas secara mandiri, profesional, serta selaras dengan visi, misi, dan program pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa roda pemerintahan dijalankan bukan atas dasar asumsi, melainkan berlandaskan aturan yang jelas dan terukur.
“Hari ini merupakan momentum penting dalam perjalanan birokrasi Kota Tanjungbalai. Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya.
Mahyaruddin juga menyoroti sejumlah tantangan utama dalam dunia pendidikan di Tanjungbalai, seperti belum meratanya kualitas pendidikan, keterbatasan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, pembentukan karakter peserta didik, hingga persoalan angka putus sekolah dan rendahnya motivasi belajar.
Untuk itu, ia berharap para kepala sekolah yang baru dilantik mampu menjadi pemimpin yang inovatif, inspiratif, dan berintegritas dalam memajukan dunia pendidikan di masing-masing satuan kerja.
Menurutnya, keberhasilan mewujudkan visi “Tanjungbalai EMAS” sangat bergantung pada kekuatan sektor pendidikan. Sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu, tetapi juga wadah pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Di tengah kondisi fiskal yang dinamis, Wali Kota mengakui bahwa mewujudkan visi tersebut bukan hal mudah. Namun, pelantikan ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk mempercepat pencapaian tujuan pembangunan daerah.
Ia pun mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik agar bekerja maksimal, penuh tanggung jawab, berdedikasi, profesional, serta menjunjung tinggi loyalitas.
Lebih lanjut, Mahyaruddin mengajak seluruh aparatur untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, tepat, dan ramah. Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan dan tindakan akan selalu berada dalam penilaian masyarakat.
“Mari kita buktikan bahwa ASN Tanjungbalai adalah aparatur yang loyal, berintegritas, dan profesional,” pungkasnya.
Adapun sejumlah kepala sekolah yang dikukuhkan di antaranya Zuraidah, S.Pd; Suryani, S.Pd; Tuti Ekawati, S.Pd; Yati Harlina, S.Pd.SD; Eka Damayanti Mingka; Elfidayani, S.Pd.SD; Yusnani, S.Pd.SD; Khairani Pohan, S.Pd.I; Yusdaniar, S.Pd; Maulida, S.Pd; serta Nilawati, S.Pd.SD yang juga mengalami mutasi jabatan.
Sementara itu, pejabat fungsional yang dikukuhkan berasal dari berbagai perangkat daerah, di antaranya Dinas Sosial, Bappeda, Dinas Kesehatan, Inspektorat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, hingga Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, sebagai bagian dari penguatan kapasitas birokrasi di lingkungan Pemko Tanjungbalai.
Reporter] Andika.












