Keterangan gambar: Korban lakalantas yang meninggal ditempat diangkut dengan mobil keluarganya.
TORGAMBA, goresnews.com tidak ada manuasia yang mau mengalami kecelakaan, namun maut menghampiri kedua pengemudi sepeda motor yang melintas di Jalinsum Pinang Awan (PJ) Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, sehingga sekitar pukul 17.31 WIB. sepeda motor honda supra dan honda verza merah terlibat adu kekuatan, Rabu (08/07/2026).
Akibatnya terjadilah tabrakan maut dari kedua speda motor tersebut, satu orang meninggal dunia di tempat dan empat lainnya mengalami luka berat dan ringan. Dilapangan diketahui korban yang meninggal bernama Revan pelajar SMP Negeri 1 Kotapinang. Walaupun keesokan harinya berkhabar lawan yang satu lagi meninggal dunia.
Kejadian laka lantas tersebut memang hanya beberapa menit, namun evakuasi korban yang bergelimpangan di aspal diduga berjam-jam sehingga menyebabkan arus lalu lintas di lokasi mengalami kemacetan panjang.
Padahal warga sudah hubungi pihak petugas Polantas, namun kedatangannya sangat lamban sehingga penanganan terjeda. Melihat situasi masyarakat beramai-ramai merapikan korban yang bergelintangan agar arus lalulintas lancar walau merayap.
Menurut keterangan warga dilokasi, “kami bang sebetulnya ingin mengevakuasi korban dengan cepat namun kami takut, jadi saksi. Taulah bang kalau sudah berurusan dengan pihak Polisi susah bang” katanya sambil pergi.
“Sudah ada yang menghubungi pihak kepolisian saat kejadian, namun mereka aja yang lama datangnya, entar kalau kami masyarakat menolong takut jadi saksi” ulang warga tersebut.
Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Labuhanbatu Selatan AKP Yustina, melalui sambungan telepon menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menuju lokasi dan via chat “Sabar y b, lg ke tkp”, “Chiap abgda, kita gas k se sana y” penjelasan dalam chatnya.
Namun, menurut keterangan warga yang ada dilokasi diduga hampir dua jam petugas juga belum tiba. Begitu juga petugas dari pihak Polsek Torgamba belum memberikan respons saat dihubungi.
Sudah jenuh menunggu baru datang satu personil untuk mengatur lalu lintas dari Polsek Torgamba akhirnya. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi menggunakan kendaraan keluarga korban.
Warga yang tak mau disebut namanya memohon pada bapak Kapolda agar kinerja kepolisian di Labusel perlu ditingkatkan, Polisi adalah pengayom masyarakat bukan sebaliknya. Hampir disetiap kejadian Polisi selalu datang terlambat, seperti film india aja sudah beres baru polisinya datang.
“Kalau memang tak.mampu jadi Polisi ya mundur dan letakkan jabatan, masih banyak lagi warga yang ingin menjadi Polisi” tutup bapak tersebut.
Reporter] Sobri-CS












