Bupati Labusel Wujudkan UMKM Dari 48 Peserta Dan Terima Bantuan Mesin Usaha dari Disnaker.

LABUSEL, goresnews.com upaya mewujudkan visi-misi “Kita Bangun, Kita Rawat, dan Kita Jaga Kampung Kita Labusel” terus ditunjukkan Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan. Melalui program pelatihan berbasis klaster kompetensi, pemerintah daerah kembali memberikan dukungan nyata untuk pengembangan UMKM berawal dari rumahan.

Sebanyak 48 peserta resmi menerima bantuan peralatan usaha berupa mesin untuk kerja dari Bupati Labusel, Fery Sahputra Simatupang pada kegiatan Pendidikan, Pelatihan, dan Keterampilan bagi Pencari Kerja Tahun 2025. Penyerahan dilakukan di Aula Lantai Dasar Kantor Bupati, Jalinsum Kotapinang–Gunung Tua, Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang Jumat (12/12/2025).

Bantuan diberikan kepada dua kategori pelatihan, yakni 32 peserta pelatihan peracik kopi (barista) dan 16 peserta pelatihan las. Seluruh peserta merupakan putra-putri muda asli Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang telah mengikuti proses pelatihan intensif selama satu bulan.

Bupati Fery Sahputra “Jaga dan rawat peralatan dan jadikan modal usaha berawal dari rumahan” (foto-Cand)

Dalam sambutannya, Bupati Fery Sahputra Simatupang menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmennya sejak masa pencalonan membina generasi muda Labusel agar mampu berkarya dan bersaing di sektor UMKM rumahan.

“Ini adalah langkah awal membangun kemandirian ekonomi anak-anak Labusel. Jaga, rawat, serta manfaatkan sebaik mungkin peralatan yang diberikan. Jadikan sebagai modal awal untuk mengembangkan usaha,” pesannya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan melalui Kabid Pelatihan dan Produktivitas, Abdi Ahmad Siregar, menjelaskan bahwa ada 48 peserta yang layak menerima bantuan melalui proses seleksi dari lima kecamatan yang ada. Pelatihan berlangsung selama tiga puluh hari kerja, dilanjutkan dengan ujian sertifikasi selama dua hari oleh Ditjen Binalavotas BBPVP Medan, di Daerah masing-masing.

“Kami berharap para peserta mampu membuka usaha dan menciptakan lapangan kerja baru. Setelah bantuan disalurkan, Disnaker tetap melakukan evaluasi dan monitoring ke lapangan, jika ada penyalahgunaan peralatan kami akan memberikan surat teguran hingga kemungkinan penarikan peralatan untuk disalurkan kepada peserta lain yang lebih membutuhkan,” tegasnya.

Salah satu peserta, Muhammad Rinto asal Kecamatan Torgamba, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesempatan berharga tersebut.
“Kami sangat bersyukur kepada Bapak Bupati yang telah memberikan kesempatan belajar hingga ahli. Insya Allah, mesin ini akan saya jaga dan manfaatkan sebaik mungkin,” ujarnya.

Program ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan dalam meningkatkan kualitas SDM serta mendorong pertumbuhan UMKM lokal demi terciptanya kemandirian ekonomi masyarakat.

Reporter] Fatir-CS.