Daerah  

Aksi Protes Masyarakat Desa Asam Jawa Berbuah Hasil, Bupati Langsung Turun Tangan.

TORGAMBA, goresnews.com protes yang dilakukan warga di tanggapi Bupati Fery Sahputra langsung didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup H. Syarifuddin, Kepala Dinas PUPR Sapii, Camat Torgamba Boy Gusman, dan Kepala Desa Asam Jawa Hendra Kusbandi.

Mereka turun kelapangan dan kedatangan tersebut disambut hangat oleh masyarakat yang telah lama menanti perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan yang rusak parah, Selasa (08/04/2025) di Jalan lintas Asam Jawa Kampung – Tasik, Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba.

Tanpak keakraban Bupati Fery Sahputra dengan masyarakat, mereka bencengkrama sambil menunggu alat tiba (foto- ries)

Tanpa banyak basa-basi, Bupati Fery langsung bertanya kepada warga, “Apa yang harus kami lakukan agar masyarakat bersedia membuka akses jalan agar truk sampah milik kita bisa kembali beroperasi melintas ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Duan (46) warga setempat perwakilan dari masyarakat menyampaikan aspirasi warga “Pak Bupati, kami ingin jalan ini segera diaspal, jangan janji-janji saja sudah tiha periode kepala daerah dengan dua Bupatinya tak mampu menyelesaikan keluhan masyatakat tentang jalan ini”.

Sudah 10 tahun jalan menuju TPA tidak pernah mendapat perhatian, usulan ini sudah sering kami sampaikan ke petugas di lapangan, tapi hingga kini tak pernah ditindaklanjuti, keluhnnya.

Duan juga menambahkan, “Kalaupun pengaspalan belum bisa dilakukan dalam waktu dekat, kami mohon setidaknya jalan ini diperbaiki dulu menggunakan alat berat,” pintanya tegas.

Bentuk protes kami sebagai masyarakat, setelah hampir setengah hari memblokir akses jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan cara menanam pohon pisang di tengah jalan. Agar pak Bupati datang, kalau mengharapkan Kadis LH dan PU jauh bumi dengan langit pak.

“Banyak kali cakap mereka, namun eksen dilapangan nol besar, terbuktikan kita lihat sekarang jalannya inilah hasil dari umbar janji mereka” ungkapnya geram.

Menanggapi tuntutan warga tersebut Bupati Fery Sahputra berjanji akan memenuhi permintaan sebagai mana yang dimaksut warga tersebut, namun tetap harus melalui kajian teknis dari Dinas PUPR.

“Kami akan lakukan pengaspalan jika memang layak, tim dari PUPR akan menilai dengan kajian yang terperinci, karena percuma kalau diaspal tapi ujung-ujungnya kedepan cepat rusak karena dasar jalan tersebut masih labil, nanti kita juga yang disalahkan dari pemerintah,” jelasnya.

Terkait permintaan alat berat, Bupati memastikan akan segera mengirimkan. “Saya sudah koordinasi dengan Kadis PUPR dalam waktu dua jam alat berat akan dikerahkan ke sini karena saat ini alat berat standby di warshop kantor, tambahnya

“Saya mohon masyarakat bersabar ya, nunggu alat berat kita datang” .

Mendengar penjelasan tersebut warga spontan bertepuk tangan, merasa senang dan bangga memiliki pemimpin yang tanggap dan mau turun langsung mendengar dan merespons keluhan masyarakat, sehingga masyarakat memperbolehkan lagi truk sampah ke lokasi TPA.

Reporter] regar