Keterangan gambar: ilustrasi pengedar yang ditangkap aparat penegak hukum.
TORGAMBA, goresnews.com peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Torgamba kembali menjadi sorotan masyarakat. Meski upaya pemberantasan terus dilakukan aparat penegak hukum, warga menilai peredaran narkoba di sejumlah desa/dusun justru semakin mengkhawatirkan dan seolah sulit dibendung.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait efektivitas pemberantasan narkoba yang selama ini dilakukan. Setiap kali penangkapan dilakukan, peredaran barang haram itu disebut masih terus berlangsung dan bahkan diduga semakin meluas.
Saat dikonfirmasi mellaui seluller terkait maraknya peredaran narkoba di wilayah Desa Asam Jawa, Kapolsek Torgamba AKP S. Guruh Singa belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan, Sabtu (06/06/2026)
Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku resah dengan kondisi yang terjadi saat ini. Menurutnya, masyarakat sangat berharap aparat penegak hukum dapat lebih fokus memburu para bandar dan jaringan pengedar yang diduga masih beroperasi di wilayah tersebut.
“Kami hanya ingin lingkungan kami kembali aman. Peredaran narkoba ini membuat masyarakat waswas. Dulu kampung kami relatif tenang sekarang warga harus lebih berhati-hati terhadap pengaruh buruk SS yang ditimbulkannya,” ujar warga tersebut.
Ia menambahkan, masyarakat berharap Polsek Torgamba bersama Polres Labuhanbatu Selatan dapat meningkatkan langkah-langkah penindakan dan pencegahan agar generasi muda tidak menjadi korban penyalahgunaan narkotika.
Menurut warga, keberadaan narkoba tidak hanya mengancam keamanan lingkungan, tetapi juga berpotensi merusak masa depan generasi muda serta memicu berbagai tindak kriminal lainnya.
“Kami berharap aparat tidak hanya menangkap pengguna, tetapi juga mampu membongkar dan menindak tegas bandar serta jaringan yang menjadi sumber peredarannya,” tegasnya.
Keresahan masyarakat ini menjadi sinyal bahwa perang melawan narkoba masih menjadi pekerjaan besar bagi seluruh pihak. Warga berharap aparat penegak hukum dapat menjawab keresahan tersebut dengan langkah nyata, sehingga wilayah Torgamba benar-benar terbebas dari ancaman narkotika.
Seperti ungkapan yang pernah populer di masyarakat, “Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya, tetapi juga karena adanya kesempatan.” Oleh karena itu warga menilai pengawasan dan penindakan yang konsisten menjadi kunci untuk memutus mata rantai peredaran narkoba yang semakin meresahkan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan terkhusus Kecamatan Torgamba.
Reporter] TIM.












