TORGAMBA, goresnews.com warga Desa Teluk Rampah, Kecamatan Torgamba, mengeluhkan kondisi jalan desa yang semakin rusak akibat dilintasi alat berat jenis beko sebanyak empat kali. Peristiwa ini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat setempat.
Jalan yang mengalami kerusakan tersebut merupakan jalan kelas III C yang sudah berusia tua. Akibat lintasan alat berat, lapisan material yang menempel di jalan banyak yang terkelupas, sehingga merugikan para pengguna jalan yang setiap hari melintas.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, pada Senin (10/03/2025), mengungkapkan keresahannya.
“Kami heran, alat berat itu sudah empat kali bolak-balik melewati jalan ini. Kami juga tidak tahu apa yang sedang dikerjakan alat berat tersebut di kampung kami,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa warga keberatan karena alat berat tersebut tidak diangkut menggunakan trado saat melintas.
Kondisi jalan setelah dilewati alat berat (beko) material yang terkelupas (Foto-tim)
“Jalan ini sudah rusak, dan setelah dilewati beko itu, kondisinya semakin parah. Kami berharap kepada aparat berwenang segera mengambil tindakan agar alat berat yang melintas lebih berhati-hati atau menggunakan trado sesuai dengam SOP,” pintanya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Teluk Rampah Tahan saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui adanya alat berat melintas di jalan umum tanpa trado.
“Sampai saat ini, pihak desa tidak pernah memberikan izin bagi alat berat untuk melintas, terlebih-lebih tanpa menggunakan trado. Sementara peraturan tentang lalu lintas kendaraan berat di jalan umum sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ),” jelasnya.
Warga berharap pihak terkait segera turun tangan untuk menertibkan penggunaan jalan desa agar tidak semakin rusak dan membahayakan pengguna jalan lainnya.
Reporter] regar












