Labusel, goresnews.com bentuk kekesalan warga Labusel khususnya Desa Asam Jawa, masyarakat rame-rame menanam bibit pisang diJalinsum Kotapinang Bagan Batu tepatnya digalian tambal sulam jalan Nasional Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhnabtu Selatan, Provinsi Sumatera Utara Ahad (10/12/2023).
Sepertinya dugaan warga dua bulan belakangan benar intansi terkait dari Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara tidak lagi memperbaiki atau menutupi/menambal jalan lintas, melainkan melubangi dan dibiarkan sampai korban-korban lain yang melintas berjatuhan.
Seperti yang diungkapkan oleh Juar Harahap (50) warga Desa Asam Jawa anak saya jadi korban diduga perbuatan kontraktor yang sengaja melubangi jalan Nasional tersebut.
Hampir dua pekan anak saya dirawat di Rumah Sakit (RS) Kotapinang, beliau jatuh setelah mengelakkan lubang-lubang yang berserakan sepanjang jalan tepatnya depan Universitas Labuhanbatu (ULB) Desa Asam Jawa.
Tak tau menuntut kepada siapa dan tak tau mau menyalakan siapa, yang saya tau pasca kejadian sebagai orang tua tetap harus mengobati dan membawa anak saya ke RS menanggung seluruh biaya akibat dari objek pekerjaan kontraktor yang sengaja melubangi dan tak segera ditutup kembali, ujar Harahap kesal.

Efek dari lubang-lubang yang berserakan warga Desa Asam Jawa menanam pohon pisang bentuk kekesalan sekaligus sebagai rambu-rambu kalaupun berbuah nantinya bisa dimamfaatkan untuk warga sekitar.
Pj Kepala Desa Asam Jawa saat dikompirmasi menggunakan handpone mempertanyakkan mengenai status lubang-lubang yang berserakan yang dikerjakan intansi terkait disepanjang wilayah kerja mereka tidak terhubung hingga berita ini diterbitkan.
Reporter ] Tim-CS












