Keterangan gambar: Serda Adi satuan Yon TP mainkan kuas untuk buat yang terindah di RTLH Suroto, Dusun Mulya.
TORGAMBA, goresnews.com ketangkasan prajurit TNI tidak hanya teruji saat membidik sasaran dengan senapan, tetapi juga terlihat ketika tangan mereka memainkan kuas untuk memperindah bangunan. Di lokasi TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu, keahlian di medan tugas kini berpadu dengan ketelitian mengecat rumah warga.
Pemandangan itu ditunjukkan Praka Ritonga saat mengerjakan pengecatan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), salah satu sasaran program TMMD, Rabu (28/10/2026). Dengan kuas di tangan, ia menggoreskan cat secara teliti demi menghadirkan tampilan rumah yang lebih rapi, bersih, dan nyaman bagi penghuninya.
Prajurit yang mengaku telah berulang kali ditugaskan ke daerah konflik itu mengatakan bahwa setiap medan tugas memiliki tantangan berbeda. Di daerah operasi, kewaspadaan menjadi kunci keselamatan. Sementara dalam program TMMD, ketelitian, kesabaran, dan kerapian menjadi bagian penting untuk menghasilkan pembangunan yang berkualitas.
“Sebagai prajurit, kami harus patuh terhadap pimpinan dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Di medan operasi, kami dituntut selalu siaga. Di lokasi TMMD, kami harus telaten agar rumah dan sasaran pembangunan lainnya terlihat rapi, indah, serta kokoh,” ujar Praka Ritonga.
Baginya, mengecat rumah warga bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan, melainkan bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Ia mengaku bangga ketika dapat memberikan sentuhan akhir yang memperindah RTLH melalui perpaduan warna dan tarikan kuas yang rapi. Harapannya, hasil pekerjaan tersebut menjadi kenangan baik bagi warga setelah program TMMD selesai.
Kebanggaan serupa dirasakan Suroto, pemilik rumah yang menerima bantuan pembangunan RTLH. Ia mengaku terharu melihat para prajurit bekerja dengan tenaga dan keringat mereka demi mewujudkan rumah yang lebih layak. Suroto juga memperhatikan ketekunan Praka Ritonga saat mengecat setiap bagian bangunan.
“Kalau saya perhatikan dari cara menarik kuasnya, Praka Ritonga memang punya jiwa seni. Pengecatannya rapi dan dikerjakan dengan teliti. Saya bangga dan berterima kasih karena rumah kami dibantu oleh prajurit TNI,” ungkap Suroto.
Kisah Praka Ritonga menjadi gambaran bahwa prajurit TNI tidak hanya terampil menghadapi tantangan di medan operasi, tetapi juga mampu menghadirkan keindahan melalui pekerjaan sederhana yang bermanfaat bagi masyarakat.
Reporter] Sobri-CS.












