Dua Bus Penumpang Laga Kambing Ditikungan PJ Aek Batu

LABUSEL, goresnews.com dua bus penumpang yang berlawan arah adu kepala di tikungan PJ Jalinsum Aek Batu Desa Asam sekira jam 02.20 WIB dini hari Senin (20/06/2022)

Ajuar Harahap (43) warga setempat mengatakan kejadian tabrakan bus PMH BK 7116 UD arah Jambi menuju Medan laga kambing dengan bus PMS BK 7909 TL dari Siantar menuju Kerinci pas didepan paket kilat indah cargo tikungan PJ Aek Batu.

Aku terbangun bang… ketika dengar suara keras tidak jauh dari rumah seperti gunung meledak kedengaranya, seketika itu aku keluar rumah begitu melihat aspal sudah beserakan pecahan kaca dibarengi terdengar jerit tangis suara minta tolong, katanya.

“Begitu keluar rumah aku bang… aku sudah melihat kaca berserakan diaspal serta terdengar jerit tangis minta tolong”

Tak begitu lama terjadilah antrian panjang, menunggu pihak Polantas datang, kami masyarakat ambil indisiatif atur jalan kedaraan dengan sistem buka tutup sambil sebahagian nolonh korban, dengan kondisi jalan lebih separuh tertutup bus.

Begitu pula yang dikatakan J. Damanik (46) diduga bus PMS menyalib dengan kecepatan tinggi, sehingga hilang kendali dan mengakibatkan tabrakan dengan Bus PMH. Saat itu saya yakin Supir PMH meninggal dunia di TKP dengan posisi terjepit.

Seterusnya, malam itu masyarakat juga banyak membantu penumpang keluar dari dalam bus. Sudah pasti puluhan penumpang mengalami luka ringan dan luka berat.

Paginya, sopir satu PMH Yulister (42) warga Medan saat dimintai kronolgis awal terjadinya kecelakaan mengatakan waktu terjadinya sekira jam 02.20 WIB kami dari Jambi menuju Medan bang.

Di waktu tabrakan saya lagi tidur yang membawa bus sopir dua marga Siregar, memang Siregar baru beberapa hari kerja, tapi dulunya beliau memang sopir bus, katanya

“Saya ngak tau pasti awal terjadinya kecelakaan, tiba-tiba begitu benturan terus pikiran melayang”

Kapolres Labuhabatu melalui Kasat Lantas AKP Rusbenny mengatakan yang meninggal di TKP ada tiga termasuklah sopir bus PMH, selebihnya empat orang lagi meninggal di RSUD dengan jumlah yang meninggal ada tujuh orang.

Dan untuk sementara yang mengalami luka ringan dan berat masih di inapkan, didua Rumah Sakit yaitu RSUD dan RS Nuraini.

Kepada warga yang ikut menolong pada malam hari saat terjadi kecelakaan tersebut, saya atas nama keluarga korban mengucapkan ribuan terimakasih, hanya tuhan yang mampu membalas kebajikan bapak (red.1)