SUMATERA, goresnews.com PT Hutama Karya (Persero) melalui Regional Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan optimal kepada pengguna Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), khususnya di wilayah Riau dan Sumatera Barat selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui optimalisasi operasional di seluruh ruas tol yang dikelola. Hingga memasuki H+5 Lebaran, kondisi lalu lintas di sejumlah ruas strategis terpantau lancar tanpa hambatan berarti. Kelancaran ini memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang melintasi jalur tol utama di kawasan tersebut.
Adapun ruas tol yang menjadi perhatian antara lain Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) sepanjang 131 kilometer, Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar (Pekbangpar) sepanjang 56 kilometer, serta Tol Sicincin–Padang (Sicipa) sepanjang 36 kilometer. Ketiga ruas ini menjadi jalur vital dalam mendukung mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran.
Kepala Regional Sumbagteng Bromo Waluko Utomo menjelaskan bahwa pihaknya telah memaksimalkan fungsi seluruh ruas tol yang beroperasi penuh guna menjaga kelancaran arus kendaraan. Upaya tersebut dilakukan secara menyeluruh demi memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan efisien.
Selain itu, Hutama Karya juga melakukan pemantauan lalu lintas secara terintegrasi dengan memanfaatkan data prediksi dan realisasi volume kendaraan yang diperbarui setiap hari. Pemantauan ini dilakukan bersama berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan respons cepat terhadap dinamika arus kendaraan di lapangan.
Berdasarkan hasil pemantauan, volume kendaraan selama arus mudik mengalami peningkatan dibandingkan prediksi awal. Pada ruas Tol Permai, puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada H-6 bergeser ke H-3 dengan jumlah kendaraan mencapai 24.663 unit. Hal serupa terjadi di Tol Pekbangpar yang mengalami lonjakan signifikan hingga hampir dua kali lipat dari prediksi awal.
Sementara itu, Tol Sicipa mencatat realisasi kendaraan yang juga melampaui estimasi meski puncaknya tetap terjadi sesuai jadwal.
Memasuki arus balik, Hutama Karya memproyeksikan puncak pergerakan kendaraan akan terjadi pada H+7 Lebaran.
Untuk mengantisipasi potensi kepadatan, khususnya di gerbang tol, berbagai langkah strategis telah disiapkan, mulai dari penambahan personel, penggunaan mobile reader, layanan jemput bola top-up saldo, hingga pembukaan jalur transaksi tambahan.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus balik serta memastikan kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga hingga akhir periode Lebaran.
Reporter] TIM.












