RSUD Kumpulan Pane Tegaskan Tak Pernah Tolak Pasien, Pelayanan Humanis Jadi Prioritas

TEBING TINGGI, goresnews.com
manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi memberikan klarifikasi resmi terkait isu dugaan penolakan pasien yang sempat viral di media sosial.

Pihak rumah sakit menegaskan komitmennya untuk tidak pernah menolak pasien, terlebih dalam kondisi kegawatdaruratan (emergency).

Direktur RSUD Kumpulan Pane, Lili Marliana, Kamis (08/01/2026) diruang kerjanya menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi akibat miskomunikasi di lapangan, bukan karena adanya unsur penolakan pelayanan.

Ia menegaskan bahwa seluruh tenaga medis RSUD Kumpulan Pane selalu bekerja berdasarkan standar pelayanan dan etika medis.

Menurutnya, insiden bermula ketika petugas menjelaskan kondisi kapasitas ruang rawat inap yang sedang penuh. Informasi tersebut disampaikan semata-mata demi menjaga kualitas pelayanan agar setiap pasien mendapatkan perawatan yang aman, layak, dan sesuai prosedur medis.

“Petugas kami menyampaikan kondisi ruangan yang penuh. Sebagai langkah medis yang bertanggung jawab, pasien disarankan untuk sementara diobservasi di Unit Gawat Darurat (UGD), atau jika keluarga menginginkan kenyamanan lebih, dapat mempertimbangkan rumah sakit rujukan lainnya,” ujar Lili Marliana.

Diketahui, pasien bernama Ibu Suheli (66), warga Berohol, sebelumnya pernah menjalani perawatan di RSUD Kumpulan Pane. Pengalaman positif tersebut membuat pihak keluarga kembali berharap mendapatkan layanan di rumah sakit milik Pemerintah Kota Tebing Tinggi tersebut.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan pelayanan humanis, jajaran manajemen RSUD Kumpulan Pane langsung mengambil langkah proaktif dengan mengunjungi Ibu Suheli yang kini dirawat di RS Chevani. Kunjungan tersebut dilakukan untuk bersilaturahmi sekaligus meluruskan kesalahpahaman yang terjadi.

“Kami telah bertemu langsung dengan keluarga pasien dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul. Bagi kami, keselamatan dan kepuasan pasien adalah prioritas utama,” tegas manajemen RSUD Kumpulan Pane.

Manajemen rumah sakit juga menyadari bahwa di era digital, dinamika informasi di media sosial berkembang sangat cepat. Oleh karena itu, kejadian ini dijadikan bahan evaluasi internal, khususnya dalam meningkatkan kualitas komunikasi petugas di garda terdepan pelayanan.

“Ini menjadi pelajaran berharga bagi kami. RSUD Kumpulan Pane berkomitmen untuk terus berbenah, memperkuat komunikasi, dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan demi masyarakat Kota Tebing Tinggi,” pungkasnya.

Reporter] Obet.