Daerah  

SIPD Berbasis Digital, BKAD Labusel Perkuat Transparansi Perjalanan Dinas.

Keterangan gambar: Kaban BKAD Imron Rosadi Harahap paparkan SIPD berbasis digital dihadapan Bupati dan Wakil Bupati diruangan call centere lantai dua perkantoran Nupati Labusel.

LABUSEL, goresnews.com  Komitmen Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) dalam mendorong pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel terus diperkuat melalui transformasi digital.

Hal tersebut ditunjukkan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Labusel Imron Rosadi Harahap, melalui presentasi karya sebagai salah satu persyaratan pengambilan PIN Dua, yang dipaparkan di hadapan Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang dan Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro.

Presentasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari launching Sistem Informasi Perjalanan Dinas (SIPD) berbasis digital yang digelar di Call Center, lantai II Perkantoran Bupati Labusel, Rabu (16/09/2026)

Sistem ini dirancang Imron untuk mengintegrasikan seluruh proses administrasi perjalanan dinas secara digital, mulai dari pengajuan anggaran, penerbitan surat tugas hingga penyampaian laporan pertanggungjawaban (SPJ).

Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang menyambut baik penerapan yang dipresentase Kaban BKAD dengab sistem berbasis digital tersebut.

Menurutnya, digitalisasi di lingkungan seluruh OPD nantinya dapat menjadi langkah untuk memangkas birokrasi sekaligus mempercepat proses administrasi dan memperkuat transparansi pengelolaan keuangan daerah.

SIPD berbasis digital ini diharapkan mampu menciptakan proses perjalanan dinas yang lebih tertib, terdokumentasi dan mudah dipantau. Dengan sistem yang terintegrasi menggunakan digitalisasi seperti yang di paparkan Kaban BKAD sangat bagus dan masuk akal, sehingga setiap tahapan memiliki jejak administrasi secara digital sehingga dapat memperkuat pengawasan serta akuntabilitas penggunaan anggaran daerah, ujar Bupati.

Kepala BKAD Labusel Imron Rosadi Harahap menjelaskan, penerapan sistem SIPD berbasis digital tersebut juga diarahkan untuk menutup celah terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan biaya perjalanan dinas.

“Dengan sistem ini, prosesnya lebih terbuka dan terpantau. Celah kebocoran anggaran perjalanan dinas diharapkan tidak ada lagi”, ujarnya.

Launching SIPD berbasis digital tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, Sekda Labusel M. Reza Falevi Nasution, Asisten II Ralikul Rahman, Kepala BKPSDM Riski Marlina, Kepala BPBD Ismail Sawito serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan Sutan Nataris Oloan.

Reporter] Fatir