Keterangan gambar: Dansatgas TMMD melalui Kasus Ucok Dogol berikan identitas KKdan KTP Pak Tukirin, disela-sela pembungkaran rumah penerima RTLH.
TORGAMBA, goresnews.com TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 0209/LB membawa harapan baru bagi Tukirin (68), buruh tani yang tinggal, Sabtu (17/10/2026) di Dusun Wonosari, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Selain mendapatkan bantuan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Tukirin bersama istrinya, Kamira, juga menerima Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang difasilitasi Satgas TMMD.
Di usianya yang tak lagi muda, Tukirin masih berjuang memenuhi kebutuhan hidup dengan mengumpulkan lidi di kebun milik warga untuk dijual. Ia juga menerima pekerjaan harian membersihkan ladang jika ada warga yang membutuhkan tenaganya.
Penghasilan yang diperoleh tidak menentu, bahkan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari pun terkadang harus mengandalkan bantuan tetangga.
“Ya, terkadang dikasih Rp50 ribu kalau membersihkan ladang. Sekalian cari lidi untuk dijual. Kalau tidak ada yang memanggil bekerja, terkadang makan diberi tetangga,” ujar Tukirin dengan suara bergetar.
Kondisi ekonomi yang serba terbatas semakin berat karena Tukirin harus merawat istrinya, Kamira, yang mengalami stroke ringan pada bagian kiri tubuhnya. Dengan kondisi kesehatan tersebut, Kamira lebih banyak beraktivitas di rumah. Keduanya menjalani kehidupan sederhana tanpa banyak tempat bergantung.
Melihat kondisi tersebut, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 0209/LB menjadikan rumah Tukirin sebagai sasaran pembangunan RTLH.
Pengerjaan dilakukan di bawah tanggung jawab Serma Tugiono personil Dandim 0209/LB, dibantu personel Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 956/Sultan Bidar Alam (SBA). Melalui gotong royong, para prajurit berupaya menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi pasangan lansia tersebut.
Dansatgas TMMD Ke-130 Letkol Kav. Hanung Kaptiaji, juga menjelaskan kehadiran personel Satgas di Dusun Wonosari tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga membantu mengatasi kebutuhan masyarakat, termasuk pelayanan administrasi kependudukan.
“Sekalian tadi anggota saya bersama kepala dusun Wonosari menyerahkan KK dan KTP kedua lansia tersebut. Dokumennya sudah selesai dan terkoneksi dengan server Disdukcapil, sehingga identitas itu dapat digunakan Pak Tukirin dan istrinya,” jelas Hanung.
Bagi Tukirin dan Kamira, bantuan tersebut bukan sekadar pembangunan rumah dan dokumen kependudukan, melainkan juga harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Melalui TMMD Ke-130, Kodim 0209/LB menunjukkan bahwa pengabdian TNI kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga lewat kepedulian sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Reporter] Sobri-CS.












