BANK Sumut Dinilai Semrawut, KBPPPolri Sektor Kotapinang Geruduk Kacab Kotapinang

“Bank Rakyat Tapi Tidak Pro Rakyat!”

KOTAPINANG, goresnews.com puluhan massa yang tergabung dalam Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPPolri) Sektor Kotapinang menggelar aksi unjuk rasa mengecam buruknya kinerja Bank Sumut Cabang Kotapinang, Senin (19/05/2025). Aksi digelar di depan kantor cabang Bank Sumut Kotapinang, Jalinsum Kotapinang-Bagan Batu, Lingkungan Kampung Makmur, Kelurahan Kotapinang.

Ahmad Suhaeri koordinator aksi KBPPPolri Sektor Kotapinang saat sampaikan orasinya di depan pintu masuk Bank Sumut (foto-tim)

Orator aksi Ahmad Suhaeri, dengan lantang menyatakan bahwa mekanisme kerja Bank Sumut tidak hanya buruk, tapi juga terkesan semena-mena. “Kami prihatin melihat Bank yang katanya milik rakyat Sumatra Utara ini, justru menunjukkan sikap arogan, tidak transparan, dan tidak berpihak pada rakyat yang menjadi nasabahnya sendiri. Bank Sumut bukan hanya kacau, tapi mempermainkan kepercayaan publik!” tegas Suhaeri.

Ia juga menyoroti minimnya fasilitas: “ATM hanya enam bilik untuk melayani satu kabupaten dengan lima kecamatan! Ini bank atau warung kelontong? Layanan seenaknya dan terindikasi kuat terjadi praktik tidak sehat, di mana nasabah peminjam yang memberi ‘tips’ disinyalir 15% agar mendapat pelayanan istimewa. Ini Bank atau tempat sogokan?”

Tak hanya itu, menurut Habib salah satu peserta aksi Bank Sumut juga disinyalir telah mengedarkan uang palsu melalui mesin ATM-nya. “Ini skandal luar biasa. Dalam dua hari, dua orang berbeda menarik uang di ATM Bank Sumut di Kotapinang dan sama-sama mendapatkan pecahan Rp100 ribu PALSU. “Selevel Bank pemerintah daerah bisa kecolongan atau pura-pura buta begini?”

Sementara itu, Rolin Siregar selaku Pj Operasional Bank Sumut yang baru beberapa bulan bekerja hanya memberi jawaban normatif dan tidak memuaskan. “Kantor sekaligus dengan fasilitas akan dipindahkan ke bawah, dan soal uang palsu akan kami pelajari dengan pihak ketiga.” Jawaban ini justru menambah amarah massa yang menilai Bank Sumut tidak memiliki itikad serius menyelesaikan persoalan dan hanya lempar tanggung jawab.

Selama aksi, pihak kepolisian dari Polres Labuhanbatu Selatan tetap sigap dan humanis mengawal jalannya unjuk rasa, menjaga kondusivitas meski demonstrasi dipenuhi kekecewaan dan kemarahan yang meledak terhadap Bank Sumut.

Reporter] Heri-CS