Keterangan gambar: pelaku NL (33) yang telah digelandang ke kantor Polisi, setelah diseruduk AM yang tak gentar dengan sajam, saat ancam DAR ibu rumah tangga.
KOTAPINANG, goresnews.com aksi penyanderaan terhadap seorang ibu rumah tangga berinisial DAR (52) di Jalan Kalapane, tepat di depan Gereja HKBP, berakhir dramatis.
Pelaku berinisial NL (33) akhirnya dibekuk setelah diseruduk dan dilumpuhkan warga Kampung Banjar, Selasa 6 Januari 2026.
Penyergapan berlangsung menegangkan.
Saat situasi kian mencekam dan warga mengepung dari berbagai arah, AM (32) warga Kampung Banjar melihat celah. Ketika NL menoleh ke kanan memantau warga lain, AM berlari cepat dan menyeruduk pelaku tanpa menghiraukan senjata tajam yang dipegang NL.
Seketika, pelaku kehilangan keseimbangan dan tersungkur. Aksi heroik itu terjadi di hadapan personel Polsekta Kotapinang yang bersiaga dengan senjata laras panjang.
Panit I Reskrim Polsekta Kotapinang, Ipda M. Lumbantobing, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pelaku telah diamankan.
“Pelaku saat ini sudah kita amankan di Polsek Kotapinang, setelah sebelumnya mendapat perawatan di RSUD Kotapinang,” ujarnya.
Keterangan gambar: Pelaku NL (33) yang sudah mempunyai tiga anak nekat sandera Ibu rumah tangga.
Ipda Lumbantobing juga menjelaskan ancaman hukuman yang menjerat pelaku. “Ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Saat penyergapan, anggota yang membawa senjata laras panjang dalam kondisi terkunci,” tegasnya.
Dalam waktu dekat, pelaku akan diserahkan ke Polres Labuhanbatu Selatan untuk proses hukum lanjutan.
Di tempat terpisah, korban DAR masih mengalami trauma berat pascakejadian. Namun, ia masih mampu memberikan keterangan Rabu (07/01/2026) Jalan Kalapane, Kelurahan Kotapinang.
Menurutnya, pelaku masuk ke rumah dan sempat meminta perlindungan. “Dia bilang, ‘Bu, amankan dulu aku, Bu’,” tutur DAR menirukan ucapan pelaku.
Situasi berubah brutal saat saya berbalik, seketika pelaku mengambil parang menyekap saya, dan mengaraknya keluar rumah. Di hadapan warga yang sudah berkerumun, pelaku mengancam, “Jangan dekat! Kalau mendekat saya bunuh ibu ini, lalu saya bunuh diri,” ujar korban mengulang ucapan pelaku tersebut dengan suara bergetar.
Saat berada di dekat tiang sisi kanan rumah, pelaku terlihat terdesak karena warga dan aparat semakin mendekat. Tiba-tiba, sergapan dari belakang terjadi.
Pelaku tersungkur, korban terlepas, dan massa spontan menghajar pelaku sebelum aparat mengendalikan situasi. “Saya sudah lemas, kaki gemetar, tidak tahu lagi apa yang terjadi,” tutup DAR.
Reporter] Habib.












