Kotapinang, goresnews.com lalu lintas merupakan urat nadi pemeliharaan dalam Keamanan, Keselamatan dan Kelancaran serta Ketertiban Berlalu Lintas (Kamseltibcarlantas) disatu Negara.
Polres Labusel unit lantas lakukan sosialisasi dikmas lantas dibeberapa titik termasuk titik utama di Jalinsum depan SMAN 1 Kotapinang, Kelurahan Kotapinang, titik yang begitu padat berlalulintas saat jam masuk dan keluar anak sekolah dari kegiatan belajar mengajar Kamis (31/10/2024)
KBO Lantas Ipda AH Hasibuan saat memberikan pengertian “gunanya helem” kepada pengemudi betor depan SMAN.1 Kotapinang (foto-cand)
Kasat Lantas Iptu Sumardi melalui KBO Lantas Ipda AH Hasibuan dalam sosialisasinya kepada puluhan pengemudi Becak Bermotor (Betor) yang lagi menunggu sewa di depan SMAN1 Kotapinang.
Beliau menjelaskan disaat kumpul pengemudi betor, “bagi bapak-bapak selaku pengemudi betor agar selalu memakai helem sni, helem sni menjaga keselamatan kepala kita saat berkendara”, sayangi keluarga dirumah yang selalu menunggu bapak-bapak pulang mencari nafkah.
Masih katanya, surve dari unit laka bahwasanya setiap terjadi laka lantas kepala yang sering mengalami cedera dan penunjang geger otak berujung kematian bagi sipegendara yang mengalami laka tersebut.
Kami dari Kamseltibcarlantas Polres Labusel tak bosan-bosannya selalu bersosialisasi dan menghimbau, bagi pengendara roda dua dan tiga selalu mengunakan helem.
“helem menjaga kepala dari benturan keras saat kecelakaan berkendara” ungkap KBO Lantas.
Irfan (35) warga Kotapinang pengemudi betor saat dikompirmasi, beliau mengatakan saya sangat setuju apa yang dilakukan bapak-bapak kepolisian, ini menyangkut keselamatan kita.
Apa susahnya pakai helem, yang susah kita tidak punya helem jadi kita sipengendara harus mengeluarkan fulus, guna membeli helem sni tersebut, agar tidak fatal saat mengalami musibah kecelakaan, kata ayah dari dua anak tersebut.
Makmur (40) warga Badage berharap kepada personil Polisi agar selalu mengamankan arus lalulintas dijam masuk dan keluarnya anak-anak sekolah SMAN.1, disinilah yang sangat diperlukan pengamanan arus lalulintasnya.
“Saat masuk dan pulang sekolah jalan raya penuh oleh aktifitas anak-anak didik, kendaraan padat dari atas dan bawah jalan yang melintas dan tak jarang terjadi pelanggaran”
Kalau ada personil Polisi ataupun Dishub yang jaga pengemudi pasti hati-hati dengan artian pelan-pelan mengemudikan kendaraannya, karena ada yang mengarahkan atau beri aba-aba bagi kendaraan yang melintas tersebut, sampai anak-anak selesai melintas masuk dan keluarnya sekolah.
Reporter] Habib.












