Labusel, goresnews.com pedemo hadir terhitung dengan jari, tidak seperti adanya dalam surat pemberitauan aksi, massa yang hadir tertulis ratusan orang.
Namun dalam aksi pedemo yang beberapa orang tersebut, mampu menerobos hingga masuk sampai kedepan pintu Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berorasi dilingkungan dalam Pemkab Jalinsum Desa Sosopan Senin (01/04/2024)
Kekesalan pedemo dituangkan dilembaran karton yang masing-masing dipegang pedemo bertulis “stop pembodohan kangkung”, “aparat hukum jangan mau dibuayai para OPD Labusel”, ” Pak Bupati copot Kadis LH jangan hanya speknya mau mengundurkan diri” dan banyak lagi.
Kordinator aksi Hanafi Siregar SH dalam orasinya meminta Kepala Dinas Lingkungan Hidup menyudahi sandiwara dengan alasan sakit, mau mengundurkan dirilah, namun beliau masih betah dan yaman duduk dikursi Kadis LH hingga beberapa bulan lagi berakhirnya massa jabatan Bupati.
Beliau juga meminta agar Kadis LH Syaripuddin diperiksa sedetail-detailnya oleh Aparat Penegak Hukum (APH) diduga diintansi DLH adanya suap menyuap dan pengelapan dalam jabatan, pemerasan, perbuatan curang, gratifikasi. Dan kami minta beliau segera dilakukan pemeriksaan beliau tidak sakit, beliau segar bugar namun jarang masuk kantor, hobi beliau gonta ganti nomor pertanda beliau kalut dan galau kalau-kalau beliau terus ditanyai melalui handpone

Budi Siregar juga menjelaskan kami telanjang dada bukan sok jagoan, namun buka bajunya kami pertanda kekesalan datang dengan spontan dan kami mau buka-bukaan didepan Kadis, seperti kami berani lepaskan baju dari badan kami dikeramai ini.
Pak Kadis selalu diucapkan kalau sedang berhadapan saat laga argument dengan kami, silahkan datang kalau ada kesalahan kami di LH silahkan usut dengan bukti-bukti yang kongkrit, ternyata saat orasi didepan kantor yang dikemudikannya, kami hanya diadapkan dengan satpolpp.
Kami hadir, datang hingga masuk berorasi didepan Kantor ini menandakan, kami akan datang kembali dengan massa serta bukti-bukti yang kami dapat dilapangan, tera Budi.
Pantauan dilapangan diduga pedemo dengan gampang masuk hingga kedepan Kantor LH diduga tanpa adanya pengawalan ketat seperti biasa saat adanya demo, aparat kePolisian maupun Satpolpp pagar betis pintu gerbang masuk kantor Bupati.
Reporter ] fatir-CS












